Wamenag: 42 Ribu Pesantren Berpotensi Jadi Basis Program Makan Bergizi Gratis dan Cek Kesehatan

Penulis -

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Agama Muhammad Syafii. (Foto: Kemenag)

Wakil Menteri Agama Muhammad Syafii. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Wakil Menteri Agama Muhammad Syafii menyebut jaringan pesantren di Indonesia berpotensi menjadi ruang implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi generasi muda.

Pernyataan itu disampaikan Syafii saat menjadi narasumber dalam kegiatan Takjil Pesantren: Talk Show dan Ngaji Bareng Santri bertema Menjaga Kerukunan Indonesia dari Pesantren di Pesantren Al-Qur’an dan Sains Nurani, Rabu (12/3/2026).

Menurut Syafii, keterlibatan pesantren dalam program MBG dinilai penting karena jumlah santri di Indonesia mencapai jutaan orang.

Jika program tersebut menjangkau pesantren, para santri dapat memperoleh akses terhadap pemenuhan gizi yang lebih baik.

“Kalau program Makan Bergizi Gratis ini juga menjangkau pesantren, maka jutaan santri kita bisa merasakan manfaatnya,” kata Syafii.

Ia menjelaskan, pesantren memiliki jaringan yang luas dan tersebar di berbagai daerah. Kondisi tersebut menjadikannya salah satu ruang strategis untuk menjalankan program peningkatan kesehatan dan gizi bagi generasi muda.

Data Kementerian Agama menunjukkan jumlah pesantren di Indonesia saat ini sekitar 42 ribu lembaga. Dari jumlah tersebut, terdapat lebih dari 10 juta santri dan sekitar 1,8 juta kiai yang terlibat dalam ekosistem pendidikan pesantren.

Dengan skala tersebut, Syafii menilai pesantren memiliki potensi besar untuk mendukung program pembangunan sumber daya manusia, tidak hanya melalui pendidikan keagamaan, tetapi juga pembinaan kesehatan, gizi, dan penguatan karakter santri. (*/red)

Baca Juga :  Presiden Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi untuk Masa Depan Bangsa

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB