Bali, Javanusa—Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa meninjau sejumlah destinasi wisata di Bali untuk memastikan kesiapan menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada libur Lebaran 2026.
Kunjungan dilakukan pada Jumat (6/3) dan mencakup DTW Uluwatu, GWK Cultural Park, Pantai Melasti, dan Pantai Kuta.
Peninjauan difokuskan pada aspek keamanan, keselamatan, kebersihan, pelayanan wisata, manajemen pengunjung, manajemen risiko, antisipasi cuaca ekstrem, dan penerapan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).
Di DTW Uluwatu, Wamenpar meninjau fasilitas pendukung wisatawan, termasuk fasilitas kesehatan, toilet, dan panggung Tari Kecak.
Sementara di GWK Cultural Park, ia meninjau sistem manajemen pengunjung, loket tiket, command center, fasilitas umum, hingga fasilitas kesehatan.
Wamenpar juga naik ke bagian dalam patung Garuda Wisnu Kencana untuk melihat panorama Bali dari ketinggian dan struktur patung tersebut.
Di Pantai Melasti dan Pantai Kuta, fokus peninjauan adalah keselamatan wisatawan, terutama kesiapsiagaan Balawista (lifeguard) serta ketersediaan fasilitas kesehatan. “Seluruh pantai di Badung memiliki lifeguard yang siap menangani keadaan darurat,” ujar Ni Luh Puspa.
Kementerian Pariwisata sebelumnya mengeluarkan Surat Edaran kepada pemerintah daerah, asosiasi, dan pelaku usaha pariwisata untuk memastikan kegiatan wisata aman, nyaman, dan menyenangkan selama libur Lebaran.
Pengelola destinasi juga menegaskan kesiapan mereka. General Manager DTW Uluwatu, I Wayan Wijana, menyebutkan, persiapan telah dilakukan untuk menyambut peningkatan kunjungan wisatawan hingga 30–50 persen. Target pengunjung diperkirakan mencapai 5.000–6.000 orang per hari.
Persiapan mencakup sarana dan prasarana, jalur evakuasi, titik kumpul, pengaturan alur pengunjung, serta antisipasi potensi bahaya seperti pohon tumbang.
Koordinasi dengan kepolisian, BPBD, pecalang, dan desa adat juga telah dilakukan. Pos kesehatan dengan tenaga medis serta ambulans siap siaga. BPBD Badung sebelumnya telah melakukan simulasi keamanan bersama kepolisian.
Wamenpar berharap peninjauan ini dapat meningkatkan kesadaran, memperkuat promosi, dan mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Uluwatu dan Bali secara keseluruhan. (*/red)






