Wamensos Bentuk Tim Khusus Usut Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, Tegaskan Tak Tolerir Penyelewengan

Penulis -

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. (Foto: Kemensos)

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. (Foto: Kemensos)

Jakarta, Javanusa—Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberi mandat khusus kepada Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal Kementerian Sosial Dody Sukmono untuk mendalami proses pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat yang menjadi sorotan publik.

Keduanya mendapat waktu hingga pekan depan untuk menyampaikan laporan hasil penelusuran tersebut. Agus Jabo menegaskan dirinya bersama Menteri Sosial tidak akan mentolerir segala bentuk penyelewengan dalam program Kemensos.

“Karena saya sudah berkomitmen kalau ada penyelewengan, saya sama Pak Menteri yang akan bertindak duluan melaporkan ke Aparat Penegak Hukum,” tegas Agus Jabo saat diwawancarai media di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Kemensos Akan Bertemu KPK

Agus Jabo mengatakan dirinya bersama Gus Ipul dan jajaran Kemensos akan bertemu pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta arahan terkait program pengadaan tersebut.

Menurutnya, langkah itu menjadi bagian dari upaya pengawasan agar seluruh program berjalan transparan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Setiap langkah atau program yang kita lakukan, kita selalu berkonsultasi dan berkolaborasi dengan pihak-pihak lain. Jadi rencananya memang besok kita mau ke KPK untuk meminta saran dan masukan supaya dalam program pengadaan itu tidak menimbulkan masalah,” ujarnya.

Klarifikasi Isu Markup Harga Sepatu

Agus Jabo juga membantah isu markup harga sepatu siswa Sekolah Rakyat yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Ia menjelaskan polemik itu muncul setelah beredarnya foto Menteri Sosial Gus Ipul bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan sepatu kepada siswa Sekolah Rakyat.

Foto tersebut merupakan dokumentasi kegiatan dialog bersama pilar sosial se-Malang pada 2 Mei 2025. Namun, sebagian pihak kemudian mengaitkan foto itu dengan anggaran pengadaan sepatu Kemensos senilai Rp700 ribu per pasang.

Baca Juga :  Wali Kota Pariaman Usulkan Sekolah Rakyat ke Kemensos, Komitmen Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Padahal, Agus Jabo menegaskan sepatu dalam foto tersebut merupakan bantuan dari Gubernur Khofifah dengan spesifikasi berbeda dan menggunakan anggaran APBD Jawa Timur.

“Tetapi kemudian di dalam pagu, rencana anggaran Kemensos untuk pengadaan sepatu ada yang nilainya Rp700 ribu. Sepatu apa itu? Yaitu sepatu PDL yang tentunya spesifikasinya berbeda dengan sepatu harian,” jelasnya.

Ia menambahkan angka Rp700 ribu hanya berupa pagu anggaran atau batas maksimal pengadaan, bukan harga pembelian riil di lapangan.

Siswa Dapat Beberapa Jenis Sepatu

Agus Jabo menjelaskan setiap siswa Sekolah Rakyat akan menerima beberapa jenis sepatu sesuai kebutuhan kegiatan sekolah. Jenis sepatu itu meliputi sepatu PDL, sepatu PDH, sepatu olahraga, dan sepatu harian.

Untuk sepatu harian, kata dia, anggaran pengadaan berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per pasang.

“Seperti jenis sepatu harian itu dalam proses pengadaan dianggarkan sekitar Rp200 ribu sampai Rp250 ribu,” katanya.

Meski polemik berkembang akibat informasi yang tidak akurat, Agus Jabo tetap mengapresiasi perhatian masyarakat terhadap program Kemensos. Ia memastikan kementeriannya akan terus mengedepankan transparansi dalam setiap pelaksanaan program pemerintah. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru