Bukittinggi, Javanusa—Penjabat Wali Kota Padang, Andree Algamar, memimpin ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Gulai Bancah, Kota Bukittinggi, Jumat (19/7/2024).
Ziarah ini menjadi puncak rangkaian acara Peringatan Hari Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan.
“Kita bersama keluarga besar Bagindo Aziz Chan melaksanakan ziarah ke makam beliau di Taman Makam Pahlawan. Di sini, semangat perjuangan dan pengorbanan Bagindo Aziz Chan begitu terasa,” ujar Andree.
Baca Juga: Padang Gelorakan Semangat Juang Bagindo Aziz Chan Lewat Napak Tilas
Andree menekankan pentingnya mewariskan semangat Bagindo Aziz Chan kepada generasi muda di Kota Padang.
“Berkat perjuangan dan jerih payah beliau, masyarakat Kota Padang bisa menikmati kemerdekaan seperti sekarang ini,” jelasnya.
“Kepada generasi muda, saya harapkan agar terus mewarisi nilai-nilai kepahlawanan dan kejuangan Bagindo Aziz Chan dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Pj. Wako.
Bagindo Aziz Chan, Wali Kota Padang ke-2, gugur pada 19 Juli 1946 setelah ditembak secara tragis oleh tentara Belanda. Beliau wafat pada usia 36 tahun.
Demi mempertahankan Kota Padang, Bagindo Aziz Chan menunjukkan semangat pantang menyerah, bahkan rela mengorbankan jiwa dan raganya.
Kalimatnya yang terkenal, “Langkahi Mayat Saya Dahulu Baru Belanda Dapat Memperluas Wilayah Operasinya,” menjadi bukti keberanian dan kegigihannya.
Untuk mengenang gugurnya pahlawan nasional Bagindo Aziz Chan yang ke-77 di tahun 2024 ini, Pemko Padang telah menggelar berbagai kegiatan.
Kegiatan tersebut antara lain napak tilas, upacara peringatan hari gugurnya Bagindo Aziz, kunjungan ke rumah kelahirannya, dan ziarah ke makamnya. (*/jn01)






