Waspada Siklus 3 Tahunan DBD, Pj Wako Padang Terbitkan SE

Penulis -

Kamis, 19 Desember 2024 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar. (Foto: Diskominfo Padang)

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Dalam rangka mengantisipasi siklus tiga tahunan Demam Berdarah Dengue (DBD), Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan nomor 400.7.8/182 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Kasus Demam Berdarah.

Dalam SE yang ditandatangani pada 18 Desember 2024 tersebut, Andree meminta jajaran camat, lurah, kepala sekolah, dan seluruh masyarakat Kota Padang melaksanakan sejumlah hal untuk mengantisipasi penyakit DBD.

Dalam SE tersebut, dia meminta untuk mensinergikan kegiatan Padang Bagoro dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Kecamatan dan Kelurahan.

Selanjutnya melakukan gerakan serentak PSN Aedes Aegypti di tempat kerja atau lingkungan masyarakat dengan cara 3M Plus. Yaitu menguras tempat-tempat penampungan air minimal 1 kali seminggu dan mengaktifkan gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik) di rumah masing-masing.

Menutup rapat semua tempat penampungan air, mendaur ulang atau memusnahkan semua barang bekas yang dapat menampung air, dan mengganti air vas bunga, minum burung, memperbaiki saluran air yang tersumbat/rusak, menutup lubang pohon/bambu, memelihara ikan pemakan jentik serta memasang kasa/kawat rumah.

“Diminta menanam tanaman yang bisa mengusir nyamuk disekitar area perkantoran, sekolah dan rumah seperti bunga lavender, serai daun selasih, bunga rosemary, kecombrang, akar wangi, bunga kamboja, bunga tahi ayam dan lain-lain,” terang dalam surat tersebut.

Untuk masyarakat yang punya kolam ikan agar dimanfaatkan dan apabila tidak dimanfaatkan agar ditutup atau ditimbun sehingga tidak menjadi tempat perindukan nyamuk.

“Dalam persiapan libur, pihak sekolah agar mengeringkan atau menutup semua tempat penampungan air yang berpotensi menjadi tempat nyamuk DBD berkembangbiak,” pungkas dia. (*/jn01)

Baca Juga :  Tanda Preneur, Aplikasi untuk Mempermudah Masyarakat Tanah Datar Jadi Wirausahawan

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terbaru