Wawako Payakumbuh Tinjau Pasar Pabukoan Tiakar, Dorong UMKM Aktif Selama Ramadhan

Penulis -

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman meninjau langsung Pasar Pabukoan di Kelurahan Tiakar, Jumat (13/2/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman meninjau langsung Pasar Pabukoan di Kelurahan Tiakar, Jumat (13/2/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman meninjau langsung Pasar Pabukoan di Kelurahan Tiakar, Jumat (13/2/2026).

Kunjungan ini untuk melihat kesiapan lokasi dan aktivitas pedagang selama Ramadhan. Pasar pabukoan menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi musiman yang selalu ramai saat bulan puasa.

“Pemanfaatan fasilitas publik seperti ini sangat positif. Selain mendukung perekonomian warga, juga menciptakan pusat aktivitas masyarakat yang tertib dan terorganisir,” kata Elzadaswarman.

Menurut Elzadaswarman, inisiatif Lurah Tiakar memanfaatkan halaman kantor lurah sebagai lokasi pasar patut diapresiasi. Skema ini dinilai efektif karena mudah dijangkau warga dan lebih mudah ditata.

Ia menilai pasar pabukoan bukan sekadar tempat membeli menu berbuka. Namun juga menjadi ruang tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis lingkungan.

“Pasar seperti ini bukan sekadar jualan makanan. Ini juga ruang ekonomi kreatif warga. Kita ingin suasananya semarak, tertib, dan nyaman,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, wawako didampingi lurah, Ketua LPM, Ketua KAN, niniak mamak, dan bundo kanduang setempat. Kehadiran unsur masyarakat dinilai penting untuk menjaga ketertiban dan keberlanjutan pasar.

Ia menyebut kolaborasi perangkat kelurahan dan tokoh adat memperkuat pengawasan sosial. Dengan begitu, aktivitas pasar tetap kondusif sepanjang Ramadhan.

“Kita bersyukur, masyarakat kompak. Kalau semua unsur mendukung, pasar ini bisa berjalan rapi dan memberi manfaat besar,” katanya.

Fokus Kuliner Berbuka

Pasar Pabukoan Tiakar direncanakan beroperasi dari awal hingga akhir Ramadhan. Pedagang menjual aneka makanan khas Minang, takjil, dan minuman berbuka puasa.

Model pasar tematik Ramadhan ini setiap tahun menjadi magnet belanja warga sekitar. Selain mendekatkan akses kuliner, pasar juga menekan biaya sewa tempat bagi pelaku UMKM kecil.

Pemerintah kota menilai pola pasar pabukoan efektif menggerakkan ekonomi harian. Perputaran uang terjadi cepat karena transaksi berlangsung setiap sore.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Bersih, Tapi Berbudaya: Inilah Para Juara Padang Rancak Award 2026
Wawako Ingatkan Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan

Wawako mengingatkan pedagang agar menjaga kebersihan dan kualitas makanan. Standar higienitas menjadi syarat utama agar konsumen terlindungi.

Pria yang akrab disapa Om Zet itu menegaskan keamanan pangan tidak boleh diabaikan selama Ramadhan. Pengawasan akan melibatkan unsur kelurahan dan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan makanan yang sehat, higienis, dan aman. Jangan sampai ada yang dirugikan karena makanan yang tidak layak,” ujarnya.

Pengunjung Diminta Jaga Kebersihan

Selain pedagang, pengunjung pasar diminta ikut menjaga kebersihan area. Menurutnya, kenyamanan pasar adalah tanggung jawab bersama.

Ia mengimbau warga membuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketertiban saat berbelanja. Budaya bersih dinilai menentukan keberlanjutan pasar pabukoan.

“Kalau kita ingin pasar ini nyaman, semua pihak harus peduli. Buang sampah pada tempatnya, jaga ketertiban, dan saling menghormati,” katanya.

Pemerintah berharap Pasar Pabukoan Tiakar memberi dampak langsung pada pendapatan pelaku UMKM. Momentum Ramadhan dinilai strategis untuk meningkatkan omzet harian pedagang kecil.

Aktivitas ekonomi berbasis komunitas seperti ini akan terus didorong di berbagai kelurahan. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi terasa hingga tingkat lingkungan.

“Kita ingin ekonomi warga bergerak. UMKM tumbuh, masyarakat terbantu, dan Ramadhan di Payakumbuh terasa lebih hidup,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru