WCCE 2026 Diluncurkan, Indonesia Siapkan Jakarta Vision untuk Perkuat Ekonomi Kreatif Global

Penulis -

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya meluncurkan WCCE 2026 di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (6/5). (Foto: Kementerian Ekraf)

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya meluncurkan WCCE 2026 di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (6/5). (Foto: Kementerian Ekraf)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif meluncurkan The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 sebagai upaya memperkuat posisi ekonomi kreatif dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan global.

Melalui forum internasional tersebut, Indonesia juga menyiapkan dokumen Jakarta Vision for Creative Economy sebagai dasar penyusunan agenda kebijakan ekonomi kreatif dunia.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan WCCE tidak hanya menjadi ruang diskusi antarpemangku kepentingan. Forum itu juga diarahkan untuk menghasilkan kebijakan global yang terukur.

“WCCE sejak awal bukan hanya forum diskusi, tetapi platform untuk menyusun agenda kebijakan internasional. Fokusnya memastikan ekonomi kreatif masuk prioritas global dengan output terukur,” ujar Teuku Riefky Harsya saat peluncuran di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (6/5).

Peluncuran WCCE 2026 dihadiri 27 perwakilan kementerian dan lembaga, 70 asosiasi bisnis, serta 48 media nasional. Sejumlah organisasi internasional turut hadir, di antaranya British Council dan US-ASEAN Business Council.

Selain itu, perwakilan negara sahabat seperti Filipina, Malaysia, dan Rusia juga mengikuti kegiatan tersebut.

Target Libatkan 80 Negara

WCCE 2026 akan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran. Pemerintah menargetkan sekitar 80 negara ikut berpartisipasi dalam konferensi tersebut.

Forum ini akan mempertemukan pemerintah, organisasi internasional, pelaku industri, akademisi, komunitas, dan investor dalam satu platform kolaboratif. Selain membahas kebijakan, forum itu juga membuka peluang kerja sama bisnis lintas negara.

Sejak pertama kali digelar pada 2018, WCCE telah mendorong lahirnya dua resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2019 dan 2023.

Pada penyelenggaraan 2026, Indonesia menargetkan penyusunan Jakarta Vision for Creative Economy sebagai dasar pengajuan resolusi baru di Sidang Majelis Umum PBB.

Baca Juga :  Penerimaan Pajak Tumbuh 30,4 Persen hingga Februari 2026, PPN dan PPnBM Melonjak

“Dokumen Jakarta Vision akan dirumuskan bersama negara peserta dan ditujukan menjadi resolusi berikutnya di PBB. Langkah ini memperkuat pijakan kebijakan ekonomi kreatif secara global,” ujar Teuku Riefky.

Kontribusi Ekonomi Kreatif Nasional

Pemerintah menilai capaian ekonomi kreatif nasional menjadi modal penting dalam memperkuat posisi Indonesia pada forum global tersebut.

Pada 2024, kontribusi ekonomi kreatif mencapai Rp1.611,15 triliun atau 7,28 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional.

Sementara itu, capaian sektor ekonomi kreatif pada 2025 meliputi ekspor sebesar 31,94 miliar dolar Amerika Serikat, investasi Rp183,01 triliun, dan penyerapan tenaga kerja mencapai 27,4 juta orang.

Data tersebut menjadi landasan pemerintah untuk mengejar target kontribusi ekonomi kreatif sebesar 8,0 hingga 8,4 persen terhadap PDB nasional pada 2029.

Usung Kolaborasi Lintas Sektor

WCCE 2026 mengangkat tema Inclusively Creative: Collective Continuity. Tema ini menekankan kolaborasi lintas sektor melalui forum kebijakan, pertemuan bilateral, dan business matching.

Pemerintah berharap pendekatan tersebut mampu menghasilkan kerja sama konkret antarnegara dan pelaku usaha.

Salah satu agenda utama dalam WCCE 2026 ialah Creativillage. Program ini menjadi ruang integrasi antara pameran, interaksi bisnis, dan aktivasi industri kreatif.

Creativillage akan terhubung dengan Screenverse dan KultKreo sebagai platform pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.

Screenverse hadir sebagai platform internasional yang menghubungkan industri berbasis layar, seperti film, serial, gim, layanan streaming, dan konten digital. Platform itu mempertemukan kreator, studio, investor, dan perusahaan distribusi dalam satu ruang kolaborasi.

Sementara itu, KultKreo fokus pada penguatan talenta ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP). Program tersebut mencakup pengembangan karya, perlindungan hak cipta, dan perluasan akses pasar.

Subsektor yang menjadi perhatian KultKreo meliputi fesyen, musik, dan budaya populer.

Baca Juga :  Whiz Prime Hotel Khatib Sulaiman Padang Hadirkan Promo Libur Sekolah, Harga Mulai Rp 650 Ribu

Plt Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Dian Permanasari, mengatakan WCCE 2026 juga memfasilitasi pertemuan bilateral dan business matching antarnegara.

“Melalui skema pertemuan antarpemerintah dan pelaku usaha, WCCE membuka ruang implementasi kerja sama yang dapat langsung ditindaklanjuti,” ujar Dian.

WCCE 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) yang mengaktivasi kegiatan ekonomi kreatif di berbagai daerah di Indonesia. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB