Pasbar, Javanusa—Sebuah langkah inovatif dalam pemberdayaan lansia telah mencapai tonggak penting dengan digelarnya wisuda angkatan pertama Sekolah Lansia Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).
Acara yang berlangsung pada Senin (30/9/2024) di Aula Kantor DPPKBP3A Pasbar ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP-PKK Pasbar, Ny. Fitri Risnawanto, didampingi Kepala Dinas DPPKBP3A, Anna Rahmadia.
Sekolah Lansia ini merupakan yang pertama di Sumatera Barat, menandai komitmen Pemkab Pasbar dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia.
Angkatan pertama terdiri dari 36 wisudawan/wisudawati yang berasal dari dua kecamatan yakni 19 peserta dari Kecamatan Pasaman dan 17 peserta dari Kecamatan Luhak Nan Duo.
Baca Juga: 45 Unit Bantuan Gempa Disalurkan untuk Korban Rusak Sedang di Nagari Kajai
Program pendidikan ini dijalankan melalui 16 kali pertemuan dengan kurikulum yang dirancang khusus untuk lansia. Sekolah ini memiliki struktur organisasi lengkap, termasuk ketua dan wakil ketua kelas, menyerupai institusi pendidikan formal. Para wisudawan mengenakan toga saat prosesi wisuda, memberikan nuansa akademis yang bermartabat.
Ny. Fitri Risnawanto menekankan Sekolah Lansia bertujuan untuk menciptakan lansia yang tangguh, meningkatkan pengetahuan lansia, mendorong produktivitas di usia lanjut.
Anna Rahmadia mengungkapkan keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai dinas terkait.
Program ini sejalan dengan upaya mengoptimalkan tujuh fungsi keluarga dan delapan fungsi keluarga dalam konteks pembangunan kesejahteraan lansia.
David Arga, perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar, menyoroti program ini merupakan respons terhadap peningkatan populasi lansia. Ia menegaskan wisuda bukan akhir dari proses pembelajaran, melainkan akan dilanjutkan dengan pemantauan dan kegiatan lanjutan.
Kehadiran Sekolah Lansia diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi daerah lain, mendorong sinergi antar pemerintah daerah dalam program serupa dan menciptakan komunitas lansia yang aktif dan produktif. (*/jn08)






