Padang, Javanusa—Penjabat Wali Kota Padang, Andree Algamar, resmi meluncurkan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio untuk melindungi anak-anak usia 0-7 tahun dari penyakit polio.
Acara pencanangan ini berlangsung di Aula Balai Basuo, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada hari Selasa (23/7/2024).
“Penyakit polio ini menyerang sistem saraf dan bisa menyebabkan kelumpuhan, kesulitan bernapas, bahkan kematian. Oleh karena itu, PIN Polio ini sangat penting untuk mencegah penyakit polio pada anak-anak kita,” ujar Andree.
Baca Juga: Kota Padang Targetkan 95% Cakupan Imunisasi PIN Polio
Andree optimis bahwa target 100% cakupan imunisasi di Kota Padang dapat tercapai.
Ia pun mengajak seluruh pihak, termasuk unsur pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, untuk mendukung penuh kesuksesan PIN Polio ini.
“Mari bersama-sama kita wujudkan generasi Indonesia Emas 2045 yang sehat dan bebas dari penyakit polio,” tukas Andree.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Padang, Depitra Wiguna, menjelaskan PIN Polio ini merupakan tindak lanjut dari Kejadian Luar Biasa (KLB) polio yang terjadi di 7 provinsi di Indonesia.
Imunisasi polio akan diberikan secara gratis sebanyak dua tetes kepada anak usia 0-7 tahun dalam dua tahap, yaitu pada 23-29 Juli 2024 dan 6-12 Agustus 2024.
“Vaksin polio ini tersedia di berbagai Pos PIN Polio. Seperti Posyandu, RS, Puskesmas, PAUD, TK, dan SD di seluruh Kota Padang,” jelas Depitra.
Ia pun menghimbau kepada para orang tua untuk membawa anak-anak mereka ke Pos PIN Polio terdekat untuk mendapatkan imunisasi.
Sasaran dan Target Riil
Depitra menambahkan target sasaran PIN Polio di Kota Padang adalah 96.407 anak usia 0-7 tahun. “Imunisasi polio ini aman dan bermanfaat untuk melindungi anak-anak dari penyakit polio,” tegasnya.
Pemko Padang berkomitmen untuk terus meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.
PIN Polio ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan bebas dari penyakit polio. (*/jn01)






