4 Film Indonesia Tayang 15 Oktober 2026, dari Komedi Politik hingga Horor

Penulis -

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi film Indonesia 15 Oktober 2026. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi film Indonesia 15 Oktober 2026. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Pencinta film Indonesia memiliki beragam pilihan tontonan pada Kamis, 15 Oktober 2026. Empat film dengan cerita dan genre berbeda hadir melalui kisah komedi politik, arwah penasaran, aplikasi misterius, hingga dendam penari dari masa lalu.

Keempat judul tersebut ialah Bapak Paling Jujur, Ghosthing, Aplikasi Iblis, dan Dendam Arwah Penari. Masing-masing mengangkat konflik yang berbeda, mulai dari calon gubernur yang kehilangan kemampuan berbohong hingga keluarga yang menghadapi teror di rumah tua.

Dari keempat film itu, penonton dapat memilih tontonan sesuai selera. Bapak Paling Jujur menawarkan komedi drama, sedangkan Ghosthing memadukan humor dengan kisah supranatural.

Sementara itu, Aplikasi Iblis dan Dendam Arwah Penari menghadirkan cerita horor yang berpusat pada kematian, misteri, dan ancaman arwah.

Berikut sinopsis, daftar pemain, serta informasi penting dari empat film Indonesia tersebut.

1. Bapak Paling Jujur, Saat Kejujuran Mengancam Karier Politik

Film Bapak Paling Jujur mengangkat kehidupan Jonas Prakoso, seorang calon gubernur muda yang harus menghadapi masalah besar ketika kehilangan kemampuan untuk berbohong.

Jonas (Andovi da Lopez) terbiasa menjaga citra sebagai pemimpin ideal. Bersama Marbun (Benedictus Siregar), sahabat sekaligus kepala tim suksesnya, ia merancang strategi untuk meraih dukungan masyarakat selama kampanye.

Namun, rencana tersebut berantakan setelah Jonas terkena kutukan dari neneknya. Sejak saat itu, ia tidak lagi mampu menyembunyikan pikiran atau menyaring perkataannya.

Jonas pun kerap mengungkapkan isi hatinya secara spontan di hadapan tim sukses, keluarga, lawan politik, hingga masyarakat. Kejujuran yang tidak terkendali perlahan merusak citra sempurna yang selama ini ia bangun.

Situasi tersebut menjadi sumber berbagai kekacauan dalam kehidupan pribadi maupun perjalanan politiknya. Film ini menghadirkan komedi melalui benturan antara strategi pencitraan dan kenyataan ketika seseorang tidak bisa lagi menutupi kebenaran.

Baca Juga :  Satrina Kembali ke Dunia Musik, Bawa Single Baru Bernuansa Afrobeat dan Afropop

Menariknya, Bapak Paling Jujur merupakan adaptasi film Brasil berjudul O Candidato Honesto yang dirilis pada 2014. Paulo Cursino menulis film aslinya, sementara Roberto Santucci bertindak sebagai sutradara.

Informasi film Bapak Paling Jujur:
    • Genre: Komedi drama
    • Durasi: 103 menit
    • Klasifikasi usia: 13 tahun ke atas
    • Sutradara: Fajar Nugros
    • Produser: Aoura Lovenson Chandra
    • Pemeran: Soleh Solihun, Andovi da Lopez, Nayla D. Purnama, Benedictus Siregar, dan Claresta Taufan Kusumarina.
2. Ghosthing, Perias Jenazah Membantu Arwah Influencer

Bagi pencinta komedi horor, Ghosthing menghadirkan kisah seorang perias jenazah yang memiliki kemampuan melihat arwah. Kemampuan tersebut justru membawanya ke dalam persoalan supranatural yang tidak sederhana.

Alfian, yang diperankan Baskara Mahendra, terlahir dengan kemampuan indigo. Selama ini, ia menjalani kehidupan dengan keberadaan arwah yang hanya bisa dilihat oleh dirinya sendiri.

Kehidupan Alfian berubah ketika ia bertemu Maya (Yasamin Jasem), arwah seorang influencer yang cerewet. Maya menolak pergi sebelum mengetahui penyebab kematiannya.

Pertemuan itu membuat keduanya harus bekerja sama untuk mengungkap misteri kematian Maya. Mereka hanya memiliki waktu 40 hari untuk menemukan jawaban sebelum urusan tersebut terancam tidak pernah selesai.

Perbedaan karakter Alfian dan Maya menghadirkan potensi humor di tengah situasi menyeramkan. Pada saat yang sama, misi mengungkap kematian Maya menjadi penggerak utama cerita.

Arie Azis menyutradarai film berdurasi 100 menit ini, dengan Hartawan Triguna sebagai produser.

Informasi film Ghosthing:
    • Genre: Komedi horor
    • Durasi: 100 menit
    • Klasifikasi usia: 13 tahun ke atas
    • Sutradara: Arie Azis
    • Produser: Hartawan Triguna
    • Pemeran: Baskara Mahendra dan Yasamin Jasem.
3. Aplikasi Iblis, Teror Setelah Arya Menghubungi Kekasihnya

Film Aplikasi Iblis menyuguhkan horor misteri tentang kerinduan seseorang terhadap kekasih yang telah meninggal. Keinginan untuk kembali berkomunikasi dengan orang tercinta justru membuka jalan menuju teror mengerikan.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Apresiasi Film Jangan Buang Ibu, Pengingat Pentingnya Bakti kepada Orang Tua

Arya (Junior Roberts) belum mampu menerima kematian tragis Laras (Dosma Hazenbosch), meskipun satu tahun telah berlalu. Rasa kehilangan mendorongnya mencoba aplikasi misterius bernama I LET YOU IN.

Arya berharap aplikasi tersebut bisa menghubungkannya kembali dengan Laras. Harapannya seolah menjadi kenyataan ketika ia berhasil berkomunikasi dengan arwah sang kekasih.

Namun, kesempatan yang semula memberikan kebahagiaan itu segera berubah menjadi ancaman. Arya mulai menghadapi serangkaian teror setelah menggunakan aplikasi tersebut.

Keinginannya mengobati kerinduan justru menyeretnya ke dalam situasi yang membahayakan nyawa. Cerita ini mengeksplorasi konsekuensi ketika seseorang berusaha menembus batas antara kehidupan dan kematian.

Dimas Anggara menyutradarai Aplikasi Iblis, sementara Delly Malik dan R. Dimas Aryanto bertindak sebagai produser. Film ini berdurasi 86 menit dan menyasar penonton berusia 17 tahun ke atas.

Informasi film Aplikasi Iblis:
    • Genre: Horor misteri
    • Durasi: 86 menit
    • Klasifikasi usia: 17 tahun ke atas
    • Sutradara: Dimas Anggara
    • Produser: Delly Malik dan R. Dimas Aryanto
    • Pemeran: Ruth Marini, Dosma Hazenbosch, Junior Roberts, Aldo Irawan Putra, dan Aulia Deas.
4. Dendam Arwah Penari, Selendang Misterius Membawa Petaka

Dendam Arwah Penari mengangkat kisah sebuah keluarga yang menghadapi teror setelah menempati rumah tua peninggalan keluarga. Sebuah selendang misterius menjadi petunjuk awal dari dendam yang tersembunyi sejak masa lalu.

Kisah bermula ketika usaha Pak Kusuma (Joseph Kara) mengalami kebangkrutan. Kondisi keuangan tersebut memaksa Harum (Denira Wiraguna) dan keluarganya pindah ke rumah tua peninggalan keluarga.

Awalnya, kepindahan itu menjadi kesempatan untuk memulai kehidupan baru. Namun, situasi berubah setelah Harum menemukan selendang yang menyimpan dendam seorang penari dari masa lalu.

Sejak penemuan tersebut, berbagai kejadian aneh mulai menghantui Harum dan keluarganya. Teror yang terus meningkat membuat mereka harus mencari tahu rahasia di balik rumah tua tersebut.

Baca Juga :  KRNT #11 di Padang Pariaman Hadirkan Seni, Budaya, dan Kampanye Harimau Sumatera

Untuk menghentikan gangguan itu, Harum perlu mengungkap kisah kematian sang penari yang dinilai tidak adil. Penyelidikan tersebut menjadi kunci untuk memahami asal-usul dendam yang terus menghantui keluarganya.

Dengan memadukan latar rumah tua, benda misterius, dan arwah pendendam, film ini menawarkan cerita horor yang bertumpu pada rahasia masa lalu.

Ivan Bandhito menyutradarai film berdurasi 87 menit ini, dengan Leni Lolang sebagai produser.

Informasi film Dendam Arwah Penari:
    • Genre: Horor
    • Durasi: 87 menit
    • Klasifikasi usia: 17 tahun ke atas
    • Sutradara: Ivan Bandhito
    • Produser: Leni Lolang
    • Pemeran: Donny Damara, Denira Wiraguna, dan Wulan Suandhini.
Rekomendasi Film Indonesia Sesuai Genre

Keempat film Indonesia tersebut menawarkan pengalaman menonton yang berbeda pada 15 Oktober 2026. Penonton dapat mempertimbangkan genre dan jalan cerita sebelum memilih tontonan.

Bapak Paling Jujur cocok bagi penonton yang menyukai komedi drama dengan latar politik dan persoalan pencitraan. Sementara itu, Ghosthing menawarkan perpaduan humor, arwah penasaran, dan misteri kematian.

Bagi penggemar horor yang menyukai teknologi sebagai pemicu teror, Aplikasi Iblis menghadirkan cerita tentang aplikasi misterius dan kerinduan terhadap orang yang telah meninggal. Adapun Dendam Arwah Penari berfokus pada kutukan, rumah tua, serta dendam yang belum terselesaikan.

Perhatikan pula klasifikasi usia sebelum menonton. Berdasarkan informasi yang tersedia, Bapak Paling Jujur dan Ghosthing ditujukan bagi penonton berusia 13 tahun ke atas. Sementara itu, Aplikasi Iblis dan Dendam Arwah Penari memiliki klasifikasi usia 17 tahun ke atas.

Informasi tersebut dapat menjadi panduan untuk menentukan pilihan film sesuai minat dan kelompok usia penonton. (*)

Berita Terkait

Mawar de Jongh Rilis Single Oh Semoga, Ajak Pendengar Menikmati Kebahagiaan Saat Ini
SautKat Rilis EP Perdana Meledak!, Hadirkan Enam Lagu dengan Cerita Emosional
KRTM Rilis Single Ini Belum Selesai Bersama Chika Olivia, Album Perdana Segera Hadir
Syasya Rilis Single Kawan Tampan, Cerita tentang Gebetan yang Sulit Digapai
Syahrini Comeback Lewat Kau Yang Utama Setelah Tujuh Tahun Vakum
Lyodra Hadirkan Album Ketiga Terkunci di Kamu, Kisah Patah Hati hingga Berani Jatuh Cinta Lagi
Yura Yunita dan Idgitaf Rilis Lagu Mendung, Suarakan Semangat Women Support Women
Portura Debut Lewat FRAMES, Rilis Mini Album 5 Lagu Berisi Isu Sosial

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Gol Fredrik Sjøvold Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Dortmund 1-0

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Kota Solok Raih Posisi Kedua Porprov XVI Sumbar 2026 dengan 139 Emas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Bantai Man City 4-2 di Etihad, PSG Puncaki Klasemen Liga Champions

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Real Madrid Comeback Dramatis, Taklukkan AS Roma 4-3 Usai Tertinggal Dua Gol

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Liverpool Hajar LASK 6-3, Bradley Barcola Cetak Hat-trick

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Dominasi Berlanjut, Kota Padang Juara Umum Porprov Sumbar 2026 dengan 261 Emas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Porprov XVI Sumbar 2026: Dari Lubuk Kilangan untuk Sumbar, Rahmad Ramdhan Persembahkan Medali Perak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Maigus Nasir Buka Turnamen Bola Tangan U-17, Tekankan Sportivitas dan Prestasi

Berita Terbaru