RSBG 2026 Resmi Dibuka, Empat Hari Pesta Budaya Siap Semarakkan Kota Solok

Penulis -

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 resmi dibuka di Lapangan Merdeka Kota Solok, Sabtu (10/10/2026). Festival budaya ini akan berlangsung pada 10–13 Oktober 2026. (Foto: Prokopim Kota Solok)

Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 resmi dibuka di Lapangan Merdeka Kota Solok, Sabtu (10/10/2026). Festival budaya ini akan berlangsung pada 10–13 Oktober 2026. (Foto: Prokopim Kota Solok)

Solok, Javanusa—Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 menjadi momentum bagi Kota Solok untuk memperkuat pelestarian budaya Minangkabau sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra mengajak masyarakat menjadikan festival ini sebagai ruang mempererat persaudaraan dan menjaga warisan leluhur.

Festival budaya yang memasuki penyelenggaraan kelima ini berlangsung pada 10–13 Oktober 2026. Rangkaian acara dimulai dengan pawai budaya, kemudian berlanjut ke pembukaan di Lapangan Merdeka Kota Solok, Sabtu (10/10/2026).

Tari Massal Angkat Sejarah Kubuang Tigo Baleh

Pembukaan RSBG 2026 menghadirkan tari massal Tapak Kubuang Tigo Baleh yang dibawakan siswa-siswi SMP se-Kota Solok. Pertunjukan tersebut mengangkat nilai perjuangan, kepemimpinan adat, serta semangat kebersamaan dalam membangun wilayah baru.

Para penari bergerak dalam formasi yang menggambarkan gotong royong dan musyawarah sebagai landasan kehidupan masyarakat adat. Karya ini juga mengajak generasi muda mengenali sejarah leluhur dan menjaga keberlangsungan tradisi Minangkabau.

Pesan utama pertunjukan tersebut terangkum dalam ungkapan, “Dari langkah yang berbeda, lahir satu tujuan, dari perjalanan dan persatuan, terbentuklah Kubuang Tigo Baleh.”

RSBG Cerminan Identitas Masyarakat Minangkabau

Dalam sambutannya, Ramadhani menegaskan Rang Solok Baralek Gadang bukan sekadar festival seni dan budaya.

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan identitas masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi adat, berlandaskan agama, dan mencintai tanah kelahirannya.

“Rang Solok Baralek Gadang adalah cermin siapa kita, masyarakat Minangkabau yang teguh memegang adat, berpegang pada agama, dan bangga pada tanah kelahiran. Di sini kita hadir bukan hanya untuk menyaksikan seni, budaya, dan tradisi, tetapi juga untuk menyatukan hati, menumbuhkan harapan, serta merawat warisan untuk anak cucu kita,” ungkapnya.

Karena itu, pemerintah kota berharap festival ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat. RSBG juga diharapkan memperkuat ikatan sosial dan menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya daerah.

Baca Juga :  Mengenal Hormon Ghrelin, Pengatur Rasa Lapar dan Berat Badan

Turut hadir Anggota DPD RI H. Irman Gusman beserta rombongan. Hadir pula Wali Kota Padang Panjang H. Hendri Arnis serta Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Yozarwandi Usman Putra, yang mewakili gubernur.

Hadir juga Wakil Wali Kota Solok, Ketua DPRD Kota Solok beserta anggota, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Solok, tokoh adat, Bundo Kanduang, dan organisasi kemasyarakatan.

Perwakilan pemerintah daerah dari Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Pekanbaru turut hadir.

Dalam kesempatan itu, Irman Gusman mengapresiasi penyelenggaraan Rang Solok Baralek Gadang. Ia menilai festival tersebut berperan penting dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Minangkabau kepada masyarakat luas.

Masuk Karisma Event Nusantara, Peluang Promosi Wisata Solok

Penyelenggaraan RSBG 2026 semakin strategis karena masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN), program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pengakuan ini membuka peluang bagi Kota Solok untuk memperluas promosi pariwisata dan memperkenalkan kekayaan budayanya kepada khalayak yang lebih luas.

Momentum tersebut juga mendukung penguatan identitas Kota Solok sebagai Kota Madani dengan tagline “Kota Beras Serambi Madinah”. Pemerintah kota berharap festival ini mampu meningkatkan daya tarik daerah sekaligus mendorong kunjungan wisatawan.

RSBG 2026 Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif

Selain berfokus pada pelestarian tradisi, Rang Solok Baralek Gadang menyediakan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seniman, serta generasi muda untuk mengembangkan kreativitas. Aktivitas festival diharapkan membuka peluang ekonomi dan memperluas promosi produk lokal.

Selama empat hari penyelenggaraan, panitia menghadirkan beragam kegiatan, perlombaan, pertunjukan seni tradisional dan modern, serta penampilan artis daerah maupun nasional.

Rangkaian tersebut diharapkan menarik minat masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi pelaku usaha setempat.

Baca Juga :  PYDC 2026 Jadi Ruang Regenerasi Desainer dan Pelestarian Budaya Minangkabau

Ramadhani berharap RSBG terus berkembang sebagai agenda kebanggaan masyarakat yang memberikan dampak nyata. Ia juga mendorong agar festival ini berkontribusi terhadap pertumbuhan pariwisata, penguatan ekonomi kreatif, dan peningkatan kesejahteraan warga.

Melalui Rang Solok Baralek Gadang 2026, Pemerintah Kota Solok berupaya menempatkan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Dengan keterlibatan masyarakat dan generasi muda, warisan Minangkabau diharapkan tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang. (*)

Berita Terkait

PYDC 2026 Jadi Ruang Regenerasi Desainer dan Pelestarian Budaya Minangkabau
PFS 2026 Hadirkan 23 Desainer, Dorong Ekosistem Fesyen Kota Padang
Talk on Taste HJK Padang ke-357, Menteri Ekraf Dukung Padang Jadi City of Gastronomy UNESCO
Kementerian Ekraf Irene Umar Dorong The Local Market SCBD Jadi Agenda Bulanan, Buka Akses Lebih Luas bagi UMKM Kreatif
Wamen Ekraf Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Lewat Prestasi Junior Indonesia
Kementerian Ekraf Dukung Promosi Kuliner Indonesia di Belanda, Bidik Pasar Global Lewat S’RASA
Google Prediksi AI Sumbang Rp66 Triliun untuk Ekonomi Kreatif, Wamen Ekraf Tekankan Perlindungan Kreator
Kementerian Ekraf Dukung Pengembangan Bioskop Modular, Perluas Akses Film Nasional hingga Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Padang, Fadly Amran Kerahkan Tim Gabungan Evakuasi Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Manfaatkan Terminal Koto Lalang Atasi Antrean Truk BBM SPBU Bandar Buat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Mahyeldi Jajaki Kerja Sama Bank Tanah, Bukit Gombong Berpotensi untuk Reforma Agraria

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Atasi Kemacetan Pengisian Solar di SPBU, Pemko Padang Terapkan Sistem Antrean Digital

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang

Berita Terbaru

Pembukaan Lomba Lintas Alam Telusur Jejak Perjuangan Harimau Kuranji (LLA-TJPHK) V 2026 di Kota Padang. (Foto: Ist)

Parlementaria

Evi Yandri Dukung LLA-TJPHK V 2026, Siapkan Hadiah Rp106 Juta

Sabtu, 10 Okt 2026 - 19:54 WIB