7 Manfaat Cuka Nanas untuk Kesehatan, Bantu Pencernaan hingga Berpotensi Turunkan Berat Badan

Penulis -

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cuka nanas. (Foto: hellosehat.com)

Ilustrasi cuka nanas. (Foto: hellosehat.com)

Javanusa.com—Cuka nanas mulai banyak diminati sebagai minuman fermentasi yang dipercaya memiliki beragam manfaat kesehatan.

Selain mendukung kesehatan pencernaan, cuka yang dibuat dari fermentasi sari buah nanas ini juga berpotensi membantu mengontrol gula darah, menjaga kesehatan kulit, hingga mendukung program penurunan berat badan.

Apa Itu Cuka Nanas?

Cuka nanas merupakan cuka yang dihasilkan melalui proses fermentasi sari buah nanas. Tahapan fermentasi ini menghasilkan asam asetat yang memberikan cita rasa asam khas sekaligus menyumbang sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Awalnya, cuka nanas banyak digunakan sebagai bahan masakan tradisional di Meksiko. Kini, minuman fermentasi tersebut semakin populer di berbagai negara sebagai minuman kesehatan maupun pelengkap makanan.

Selain mengandung asam asetat, cuka nanas juga memiliki berbagai zat gizi penting, di antaranya vitamin C, vitamin B kompleks (B1, B2, B6, dan B12), enzim bromelain, flavonoid, polifenol, serta probiotik hasil fermentasi.

Dalam setiap sajian, cuka nanas mengandung sekitar 25 kalori, 5,9 gram karbohidrat, 5,8 gram gula, 0,3 gram protein, dan 35 miligram natrium.

Manfaat Cuka Nanas untuk Kesehatan

Beragam kandungan bioaktif di dalamnya membuat cuka nanas dipercaya memberikan sejumlah manfaat berikut.

1. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Kombinasi bromelain, asam asetat, dan probiotik membantu mendukung fungsi saluran cerna. Bromelain memecah protein menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna sehingga dapat mengurangi keluhan seperti perut kembung dan begah.

Sementara itu, asam asetat membantu merangsang produksi enzim pencernaan serta mendukung keseimbangan kadar asam lambung. Probiotik hasil fermentasi juga berkontribusi menjaga populasi bakteri baik di dalam usus.

2. Membantu mengontrol kadar gula darah

Cuka nanas berpotensi membantu menjaga kestabilan gula darah melalui kandungan asam asetatnya. Senyawa ini diketahui dapat memperlambat proses pencernaan karbohidrat sehingga lonjakan gula darah setelah makan menjadi lebih terkendali.

Baca Juga :  Bagus untuk Kesehatan dan Kecantikan, Ini 7 Manfaat Buah Mangga

Selain itu, beberapa senyawa bioaktif di dalamnya juga diyakini dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga penyerapan glukosa oleh sel tubuh berlangsung lebih efektif.

3. Memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi

Asam asetat dikenal mempunyai aktivitas antimikroba yang mampu menghambat pertumbuhan sejumlah bakteri berbahaya, terutama di saluran pencernaan.

Di sisi lain, bromelain memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan, baik pada jaringan tubuh maupun kulit.

4. Mendukung kesehatan kulit

Kandungan vitamin C, flavonoid, dan bromelain menjadikan cuka nanas berpotensi membantu menjaga kesehatan kulit. Asam asetat bekerja sebagai eksfoliator alami yang membantu mengangkat sel kulit mati.

Selain itu, bromelain dapat membantu mengurangi kemerahan, jerawat, dan iritasi, sedangkan antioksidan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang memicu penuaan dini.

5. Kaya antioksidan

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Fermentation melaporkan bahwa cuka nanas murni memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

Vitamin C, flavonoid, dan polifenol berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Paparan radikal bebas diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kronis, termasuk diabetes dan penyakit jantung.

Selain itu, kandungan polifenol juga berpotensi membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL).

6. Membantu memperbaiki kondisi rambut

Manfaat cuka nanas tidak hanya dirasakan dari dalam tubuh. Kandungan asam organik membantu menjaga keseimbangan pH kulit kepala sehingga dapat mengurangi ketombe dan produksi minyak berlebih.

Bromelain membantu meredakan iritasi kulit kepala, sedangkan vitamin C dan flavonoid berperan melindungi rambut dari kerusakan akibat paparan sinar matahari maupun polusi.

7. Berpotensi membantu menurunkan berat badan

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menguji efek cuka nanas pada tikus yang menjalani diet tinggi lemak selama 24 minggu.

Baca Juga :  Diketuai Ahmad Muzani, Ini Daftar 9 Pimpinan MPR RI 2024-2029

Hewan uji dibagi menjadi dua kelompok dengan pemberian dosis 1 mL/kg dan 0,08 mL/kg berat badan. Setelah 12 minggu, kelompok dengan dosis lebih tinggi mengalami penurunan berat badan hingga 20 persen serta penurunan kadar lemak tubuh.

Penelitian tersebut juga menemukan peningkatan jumlah bakteri Akkermansia muciniphila, yang selama ini dikaitkan dengan pengendalian obesitas. Meski demikian, hasil penelitian pada hewan belum dapat langsung disamakan dengan manfaat pada manusia sehingga masih memerlukan penelitian lanjutan.

Cara Membuat Cuka Nanas di Rumah

Cuka nanas dapat dibuat melalui fermentasi sederhana menggunakan buah nanas matang.

Bahan:

    • 1 buah nanas matang atau nanas madu.
    • 1 liter air bersih.
    • 100 gram gula merah atau gula pasir.
    • 1 sendok teh ragi tape (opsional).
    • Toples atau wadah kaca.

Langkah pembuatan:

    • Kupas dan potong nanas menjadi bagian kecil.
    • Masukkan potongan nanas ke dalam wadah kaca.
    • Tambahkan air dan gula, lalu aduk hingga larut.
    • Masukkan ragi tape jika ingin mempercepat fermentasi.
    • Tutup wadah menggunakan kain bersih atau tutup berlubang.
    • Simpan di tempat hangat selama 2–4 minggu sambil diaduk setiap beberapa hari.
    • Setelah fermentasi selesai, saring cairan dan simpan dalam botol kaca bersih di tempat sejuk atau di lemari pendingin.
Cara Mengonsumsi Cuka Nanas

Cuka nanas dapat diminum dengan mencampurkan satu hingga dua sendok makan ke dalam segelas air hangat. Minuman ini juga bisa ditambahkan ke jus, teh, atau infused water.

Jika ingin rasa lebih nyaman, campurkan madu dan jahe. Selain dikonsumsi, cuka nanas juga dapat dimanfaatkan sebagai toner alami maupun bilasan rambut setelah keramas.

Meski menawarkan berbagai manfaat potensial, konsumsi cuka nanas tetap perlu dilakukan secara bijak. Mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan risiko efek samping, terutama pada lambung dan gigi, sehingga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. (*/red)

Baca Juga :  KTA Pramuka Padang Sudah Berbasis ATM

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB