Jakarta, Javanusa—Sebanyak 97 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi dari Iran menuju Baku, Azerbaijan, melalui jalur darat. Evakuasi dilakukan pada Sabtu (21/6/2025).
Mereka kini berada dalam kondisi aman dan dalam pendampingan langsung dari pihak Kementerian Luar Negeri RI. Yakni Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan Kemlu, Rolliansyah Soemirat.
Menurut pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, evakuasi ini merupakan tahap pertama dari rangkaian proses pemulangan seluruh WNI yang masih berada di Iran. Proses berikutnya masih berlangsung secara bertahap.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan situasi keamanan di Iran membuat penerbangan langsung tidak memungkinkan. Oleh karena itu, jalur darat menjadi satu-satunya opsi evakuasi.
“Pagi tadi saya mendapat laporan bahwa empat bus sudah bergerak menuju perbatasan negara tetangga. Mungkin sekarang sudah tiba,” ujarnya kepada wartawan di Bandara Internasional Pulkovo, St Petersburg, Rusia, Jumat (21/6) malam.
Evakuasi ini menjadi bagian dari rencana kontingensi yang telah disusun oleh pemerintah Indonesia dalam menghadapi potensi krisis di kawasan tersebut.
KBRI Teheran Tingkatkan Status Siaga
Berdasarkan data Kemlu, terdapat sekitar 380 WNI yang tinggal di Iran, mayoritas berdomisili di ibu kota Teheran.
KBRI Teheran telah menerima instruksi untuk melakukan asesmen menyeluruh terhadap seluruh WNI serta menyiapkan langkah-langkah evakuasi lanjutan.
Sebagai bagian dari tanggap darurat, status kesiagaan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran telah ditingkatkan dari siaga 2 menjadi siaga 1. (*/red)
Sumber: detik.com






