Tanah Datar, Javanusa—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan dana stimulan senilai Rp2,865 miliar untuk 126 kepala keluarga (KK) terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar.
Penyaluran bantuan dilakukan dalam kegiatan penyerahan tahap II di Gedung Indojolito, Batusangkar, Selasa (3/3/2026).
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebutkan, bantuan diberikan kepada 61 KK dengan kategori rumah rusak ringan dan 65 KK dengan kategori rusak sedang.
Setiap rumah rusak ringan menerima Rp15 juta, sedangkan rumah rusak sedang menerima Rp30 juta. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp2,865 miliar.
Menurut Suharyanto, penetapan kategori kerusakan dilakukan melalui proses verifikasi berjenjang. Tim gabungan dari berbagai unsur melakukan pemeriksaan langsung di lapangan sebelum menentukan klasifikasi kerusakan sesuai petunjuk pelaksanaan yang berlaku.
Secara nasional, skema bantuan BNPB untuk rumah terdampak bencana meliputi:
-
- Rusak berat: Rp60 juta per unit (termasuk hunian sementara atau hunian tetap)
- Rusak sedang: Rp30 juta per unit
- Rusak ringan: Rp15 juta per unit
Penyaluran dana dilakukan melalui transfer ke rekening masing-masing penerima untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Kegiatan penyerahan bantuan dipimpin secara virtual oleh Pratikno dari Kabupaten Bireuen, Aceh, dan diikuti oleh 15 kabupaten/kota di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan pendataan dan validasi penerima dilakukan melalui koordinasi pemerintah daerah bersama instansi terkait. Ia mengimbau penerima bantuan menggunakan dana sesuai peruntukannya untuk perbaikan rumah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Ahmad Fadly, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, serta pimpinan organisasi perangkat daerah. (*/red)






