Target Ekspor 100 Kontainer ke Italia, PT ALKO Sumatra Kopi Teken Kontrak Baru di Roma

Penulis -

Kamis, 9 April 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kontrak ekspor baru Produsen kopi Indonesia, PT ALKO Sumatra Kopi dengan Best Coffee SRL di Roma, Italia. (Foto: Atase Perdagangan RI Roma)

Penandatanganan kontrak ekspor baru Produsen kopi Indonesia, PT ALKO Sumatra Kopi dengan Best Coffee SRL di Roma, Italia. (Foto: Atase Perdagangan RI Roma)

Roma, Javanusa—Produsen kopi Indonesia, PT ALKO Sumatra Kopi menandatangani kontrak ekspor baru dengan Best Coffee SRL di Roma, Italia, pada 20 Maret 2026.

Kesepakatan ini menargetkan pengiriman awal 10 kontainer pada Mei, dengan proyeksi total hingga 100 kontainer dalam satu tahun.

Produk kopi unggulan Indonesia terus memperluas pasar global, khususnya di Italia. Penandatanganan kontrak antara PT ALKO Sumatra Kopi dan Best Coffee SRL dilakukan secara fisik di Roma sebagai tindak lanjut kerja sama dagang kedua perusahaan.

Pengiriman tahap awal dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026 sebanyak 10 kontainer. Kedua pihak menargetkan ekspor minimal 100 kontainer dalam satu tahun. Jika terealisasi, nilai perdagangan diproyeksikan mencapai USD 15 juta atau sekitar Rp255 miliar.

Kontrak ditandatangani oleh CEO PT ALKO Sumatra Kopi Suryono Salehan dan CEO Best Coffee SRL Emilio Galeandro, serta disaksikan Duta Besar RI untuk Italia, Prof. Dr. Junimart Girsang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen dan tim pemasaran kedua perusahaan.

Atase Perdagangan RI di Roma, Hesty Syntia Paramita Kusmanto, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan kontrak lanjutan dengan volume pemesanan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

Ia menyebut kerja sama tersebut berperan dalam memperkuat distribusi kopi Indonesia di Italia serta memperluas penetrasi ke segmen premium.

Italia dikenal sebagai salah satu pasar kopi utama dunia dengan standar kualitas tinggi. Tren peningkatan permintaan kopi specialty dan premium dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas ekspor sekaligus menjadikan Italia sebagai pintu masuk ke pasar Uni Eropa.

PT ALKO Sumatra Kopi disebut telah memenuhi sejumlah standar internasional, termasuk European Union Deforestation Regulation (EUDR), sertifikasi ISO, dan sertifikasi organik Uni Eropa. Standar tersebut mencakup aspek kualitas, keberlanjutan, dan ketertelusuran produk dalam rantai pasok.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lawatan ke Arab Saudi, Bahas Isu Haji dan Perkuat Hubungan Bilateral

Suryono Salehan menyampaikan kerja sama ini menunjukkan peningkatan volume signifikan dibanding kontrak sebelumnya. Sebelumnya, kedua perusahaan telah menyelesaikan empat kontrak awal dengan pengiriman antara 1 hingga 4 kontainer.

Produk kopi yang diekspor berasal dari beberapa wilayah utama di Indonesia, yaitu Sumatra, Jawa, dan Flores. Varian yang dipasarkan mencakup kopi Dampit dari Jawa; Lintong, Mandailing, dan Gayo dari Sumatra; serta robusta dari Flores yang telah dikenal di pasar Eropa.

CEO Best Coffee SRL Emilio Galeandro menyatakan bahwa kerja sama ini mencakup penguatan sistem distribusi dan ketertelusuran produk. Perusahaan juga menekankan integrasi antara kualitas produk dan standar pasar global.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Duta Besar RI untuk Italia memberikan Certificate of Appreciation kepada Best Coffee SRL atas kontribusinya dalam memperluas jangkauan kopi Indonesia di Italia.

Tim pemasaran PT ALKO Sumatra Kopi bertugas memperluas jaringan distribusi dan menjalin kemitraan baru di Italia.

Perusahaan menekankan pentingnya menjaga konsistensi kualitas dan pasokan untuk memenuhi standar pasar Eropa.

Berdasarkan data perdagangan, nilai total perdagangan Indonesia dengan Italia pada Januari–Februari 2026 mencapai USD 701,3 juta, dengan surplus Indonesia sebesar USD 164,8 juta. Sepanjang 2025, total perdagangan kedua negara tercatat USD 4,59 miliar, dengan ekspor Indonesia sebesar USD 2,83 miliar dan impor USD 1,76 miliar.

Komoditas utama ekspor Indonesia ke Italia meliputi besi dan baja, lemak dan minyak nabati atau hewani, produk kimia, alas kaki, serta bahan bakar mineral. (*/red)

Berita Terkait

Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Tampil di Belgia, Bawa Kriya Minang ke Panggung Eropa
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, 403 Wisatawan Hilang
Forum Internasional di Wina, Kementan Perkuat Jejaring Diagnostik Veteriner Indonesia
Fadly Amran Perkuat Kerja Sama dengan Foshan Polytechnic, Program Padang Juara Siapkan Dual Degree ke China
Kunjungan Balasan ke Tiongkok, Wali Kota Fadly Amran Perkuat Kerja Sama Pendidikan Padang-Guangdong
Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rasakan Kehangatan di Tanah Rantau
Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Silaturahmi Hangat dengan Diaspora Indonesia
Tiongkok Konsisten Bidik Produk Pertanian Indonesia, Ekspor Tembus Miliaran Dolar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru