Jakarta, Javanusa—Marc Marquez resmi meninggalkan Tim Repsol Honda setelah 11 tahun bersama. Marquez masih memiliki sisa satu musim kontrak di Honda, namun kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontrak.
Dikutip dari situs MotoGP, kedua pihak sepakat bahwa keputusan pemutusan kontrak adalah yang terbaik bagi kedua belah pihak.
Honda Racing Corporation dan Marc Marquez sama-sama memilih untuk mengakhiri kontrak empat tahun sebelum waktunya pada akhir musim MotoGP 2023.
“Dengan sisa satu tahun dalam kontrak empat tahun antara HRC dan Marc Marquez, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama mereka setelah selesainya musim 2023. Kedua belah pihak sepakat demi kepentingan terbaik, masing-masing pihak akan mencari cara lain di masa depan untuk mencapai tujuan dan target masing-masing,” tulis pihak Honda.
Marc Marquez memenangkan enam gelar juara dunia MotoGP bersama Honda. Marquez bahkan langsung jadi juara dunia MotoGP saat ia baru naik kelas ke MotoGP pada 2013.
Setelah itu, Marquez merajai MotoGP dengan merebut titel juara dunia di musim 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019. Kehebatan Marquez mulai buyar saat ia mengalami kecelakaan fatal di awal MotoGP 2020.
Marquez harus menjalani sejumlah operasi pada tulang humerus kanan. Walaupun telah pulih, Marquez belum bisa mencapai level seperti saat musim MotoGP 2019 dan sebelumnya.
Salah satu hal yang disebut mempengaruhi performa Marquez adalah lantaran motor Honda yang saat ini kesulitan menandingi performa Ducati.
Kepergian Marc Marquez dari Honda menjadi akhir dari era keemasan bagi kedua belah pihak. Marquez akan memulai babak baru dalam kariernya, sementara Honda akan mencari pembalap baru untuk menggantikannya. (*)
Sumber Berita : CNN Indonesia






