Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi

Penulis -

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran saat temu ramah dengan para pelaku usaha sektor gastronomi di Pangeran Beach Hotel, Jumat (9/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran saat temu ramah dengan para pelaku usaha sektor gastronomi di Pangeran Beach Hotel, Jumat (9/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Kota Padang memiliki potensi besar untuk mengembangkan gastronomi sebagai penggerak ekonomi daerah.

Untuk itu, Pemerintah Kota Padang memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha kuliner, perhotelan, dan pariwisata untuk memperluas peluang investasi sekaligus membawa kuliner Minangkabau ke pasar internasional.

Hal itu disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menggelar temu ramah dengan pelaku usaha sektor gastronomi di Pangeran Beach Hotel, Jumat (9/10/2026).

Pertemuan itu mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha dan organisasi terkait untuk memperkuat komunikasi, membangun kerja sama, serta mengoptimalkan potensi gastronomi bagi pertumbuhan ekonomi Kota Padang.

Fadly Amran menilai sektor gastronomi memiliki peluang besar untuk mendorong perekonomian daerah. Selain kuliner, sektor perhotelan serta layanan perjalanan umrah dan haji juga menyimpan potensi ekonomi yang perlu dikembangkan.

Saat ini, Kota Padang memiliki puluhan ribu pelaku usaha kuliner dengan skala usaha yang beragam. Potensi tersebut dapat menjadi kekuatan untuk memperluas lapangan usaha, meningkatkan investasi, dan memperkuat daya saing daerah.

Fadly Amran menegaskan, Pemko Padang berkomitmen menciptakan iklim usaha yang sehat. Pemerintah menjalankan upaya tersebut melalui kemudahan berusaha dan investasi, peningkatan kualitas pelayanan perizinan, pembenahan lingkungan, serta pembangunan infrastruktur.

Kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha diharapkan mampu memperluas kesempatan investasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan daya saing produk lokal.

Padang Ikuti Seleksi UNESCO Creative Cities Network 2027

Fadly Amran juga mengungkapkan bahwa Kota Padang tengah mengikuti seleksi nasional tahap II untuk diusulkan sebagai nominasi anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027 di bidang gastronomi. Ia mengharapkan dukungan dan keterlibatan pelaku usaha agar upaya tersebut dapat berjalan optimal.

“Saat ini, Kota Padang sedang mengikuti seleksi nasional tahap II untuk diusulkan sebagai nominasi anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN) tahun 2027 di bidang gastronomi. Kami mengharapkan kolaborasi para pelaku usaha agar cita-cita ini dapat terwujud,” kata Fadly.

Baca Juga :  Lowongan Kerja PT Borneo Alumina Indonesia, Buruan Daftar!

Menurutnya, pengembangan gastronomi dapat menjadi jalan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Padang kepada khalayak yang lebih luas, termasuk pasar internasional.

“Kita ingin Kota Padang mampu memanfaatkan peluang tersebut melalui pengembangan gastronomi. Kita ingin kuliner Kota Padang tidak hanya terkenal di Indonesia, tetapi juga dikenal secara global dan mampu menembus pasar internasional,” ujarnya.

Fadly menambahkan, keanggotaan dalam jaringan kota kreatif dunia berpotensi membuka kesempatan bagi Padang untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan berskala internasional.

“Apabila kita sudah masuk dalam jaringan kota kreatif dunia, kita akan memiliki kesempatan mengembangkan berbagai kegiatan berskala internasional. Kita bisa dorong agar pameran gastronomi dapat diselenggarakan di Kota Padang, dan berbagai event internasional,” tuturnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Padang, Fauzan Ibnovi, menyebutkan terdapat sekitar 20.791 pelaku usaha kuliner aktif di Kota Padang. Jumlah tersebut mencakup usaha mikro, kecil, menengah, hingga besar.

Data realisasi pajak juga menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tiga sektor yang berkaitan dengan gastronomi, yakni perhotelan, restoran, dan hiburan.

Pada 2025, total omzet ketiga sektor tersebut mencapai sekitar Rp1,7 triliun. Sementara itu, hingga September 2026, omzet yang tercatat sudah menyentuh sekitar Rp1,3 triliun.

“Alhamdulillah, hingga September 2026, omzet yang tercatat telah mencapai sekitar Rp1,3 triliun. Dengan demikian, terdapat potensi bahwa capaian pada 2026 akan melampaui angka 2025, mengingat masih ada tiga bulan tersisa dan periode akhir tahun biasanya menjadi masa yang optimal bagi sektor-sektor tersebut,” ujar Fauzan.

Puluhan Ribu Jemaah Umrah Buka Peluang Ekonomi

Selain kuliner dan perhotelan, Fauzan menyoroti potensi ekonomi dari perjalanan ibadah umrah. Menurutnya, sekitar 40 ribu jemaah umrah berangkat setiap tahun melalui Bandara Internasional Minangkabau.

Baca Juga :  Dirut Pertamina Patra Niaga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah

Jumlah tersebut menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian Kota Padang. Pemerintah dan pelaku usaha dapat memperkuat keterkaitan layanan perjalanan, akomodasi, kuliner, serta sektor pendukung lainnya.

Pemerintah dan Pelaku Usaha Perkuat Kolaborasi

Fauzan Ibnovi berharap kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha dapat mempercepat perkembangan sektor gastronomi di Kota Padang. Kolaborasi tersebut juga diharapkan memperluas investasi dan meningkatkan daya saing kuliner lokal.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, kami berharap sektor gastronomi dapat terus berkembang, memperluas peluang investasi, meningkatkan daya saing kuliner lokal, serta memperkuat posisi Kota Padang di tingkat nasional maupun internasional,” kata Fauzan.

Temu ramah tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza, Ketua BPD PHRI Sumbar Rina Pangeran, serta pimpinan organisasi dan asosiasi usaha, antara lain organisasi travel umrah dan haji, APINDO, HIPMI, ASITA, dan KADIN.

Para pelaku usaha sektor gastronomi di Kota Padang juga mengikuti pertemuan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah. (*)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru