Kemenhaj Pastikan Pembayaran Dam Haji Aman dan Resmi Sesuai Fikih Jemaah

Penulis -

Senin, 18 Mei 2026 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj pastikan pembayaran dam haji aman dan resmi sesuai fikih jemaah. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj pastikan pembayaran dam haji aman dan resmi sesuai fikih jemaah. (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan pengelolaan dam jemaah haji Indonesia berjalan dengan prinsip kehati-hatian.

Pemerintah juga menekankan perlindungan jemaah serta penghormatan terhadap perbedaan pandangan fikih.

Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa, menyampaikan pemerintah memberi ruang bagi Jemaah agar dapat menjalankan dam sesuai keyakinan fikih masing-masing.

Opsi pelaksanaan mencakup pembayaran di Arab Saudi, di Indonesia, atau melalui puasa. Pemerintah memastikan seluruh mekanisme berjalan aman dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah menghormati keberagaman pandangan fikih terkait pelaksanaan dam. Karena itu, jemaah mendapat ruang menjalankan keyakinan fikih masing-masing, sepanjang melalui mekanisme yang benar, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suci Annisa, Minggu (17/5/2026).

Data Jemaah Pembayar Dam Capai 70.758 Orang

Berdasarkan data operasional terakhir, sebanyak 70.758 jemaah telah terdata membayar dam. Data tersebut mencakup berbagai mekanisme pelaksanaan dam.

Mekanisme itu meliputi pembayaran di Arab Saudi, di Indonesia, dan pelaksanaan puasa. Pemerintah terus memantau proses pelaksanaan di lapangan.

Mekanisme Pelaksanaan Dam Sesuai Keyakinan Fikih

Suci menjelaskan jemaah yang meyakini dam di Indonesia dapat melaksanakannya di dalam negeri.
Pelaksanaan mengikuti ketentuan yang berlaku secara resmi.

Sementara itu, jemaah yang meyakini dam hanya sah di Tanah Haram mendapat fasilitasi. Pemerintah menyalurkan pelaksanaan melalui lembaga resmi di Arab Saudi.

Lembaga tersebut adalah Adahi Project yang telah dilegalkan pemerintah setempat. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengakui lembaga tersebut sebagai jalur resmi.

“Khusus bagi jemaah yang memilih melaksanakan dam di Arab Saudi, kami mengimbau pembayaran melalui Adahi Project. Ini penting agar proses resmi, transparan, dan melindungi jemaah dari penipuan maupun penyalahgunaan dana,” tegasnya.

Imbauan Waspada Penipuan Pembayaran Dam

Kemenhaj mengingatkan jemaah agar berhati-hati terhadap tawaran pembayaran dam tidak resmi.
Peringatan ini mencakup berbagai saluran komunikasi.

Baca Juga :  Bus Shalawat Hentikan Operasi Jelang Puncak Haji 2026, KBIHU Dilarang Pasang Identitas di Tenda Armuzna

Tawaran mencurigakan bisa muncul melalui pesan singkat, media sosial, atau pihak tidak jelas.
Sebagian pihak juga menawarkan harga murah dan proses cepat tanpa legalitas.

Dam sebagai Bagian Kepastian Ibadah Jemaah

Suci menegaskan dam tidak hanya berkaitan dengan transaksi pembayaran. Dam juga menyangkut kepastian pelaksanaan ibadah jemaah.

“Dam bukan sekadar transaksi pembayaran. Ini bagian dari kepastian ibadah jemaah. Karena itu, kami ingin memastikan jemaah mendapatkan informasi yang benar, pilihan sesuai fikih, dan perlindungan dari praktik tidak resmi,” katanya.

Konsultasi Ibadah dan Panduan Jemaah

Kemenhaj mengimbau jemaah berkonsultasi jika memiliki pertanyaan tentang dam. Pertanyaan dapat mencakup tata cara dan pilihan mekanisme pelaksanaan.

Jemaah dapat menghubungi pembimbing ibadah, petugas kloter, dan petugas sektor. Mereka juga dapat berkonsultasi dengan petugas PPIH Arab Saudi.

Perkembangan Operasional Haji 1447 H/2026 M

Hingga Minggu (17/5/2026), sebanyak 450 kloter telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Jumlah tersebut membawa 173.928 jemaah dan 1.796 petugas.

Sebanyak 171 kloter dengan 65.603 jemaah dan 684 petugas telah tiba di King Abdulaziz International Airport.
Kedatangan berlangsung seiring gelombang kedua jemaah haji.

Selain itu, 435 kloter dengan 168.106 jemaah telah tiba di Makkah. Sebanyak 1.740 petugas juga telah mendampingi jemaah di akomodasi.

Jemaah haji khusus juga telah tiba di Makkah. Jumlahnya mencapai 11.960 jemaah untuk pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Kesiapan Layanan Menjelang Armuzna

PPIH Arab Saudi bersama Kemenhaj terus mematangkan kesiapan layanan Armuzna. Persiapan mencakup berbagai aspek teknis dan pelayanan jemaah.

Fokus persiapan meliputi data manifest, pergerakan jemaah, dan transportasi. Selain itu, kesiapan tenda, konsumsi, kesehatan, dan perlindungan jemaah juga diperkuat.

Imbauan Kesehatan dan Pengaturan Aktivitas Jemaah

Suci mengimbau jemaah menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah. Jemaah diminta menghemat energi dan membatasi aktivitas tidak mendesak.

Baca Juga :  Kemenhaj Dorong Ekspor 3.911 Ton Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi

Ia juga mengingatkan jemaah menghindari paparan panas berlebihan. Jemaah perlu menjaga asupan air, makan teratur, dan istirahat cukup.

Jemaah diminta segera melapor ke petugas kesehatan jika mengalami keluhan. Kelompok lansia, disabilitas, dan komorbid perlu perhatian khusus.

Apresiasi kepada Petugas dan Jemaah

Kemenhaj menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia. Petugas terus mendampingi jemaah pada setiap fase pelayanan.

Kemenhaj juga mengapresiasi jemaah yang menjaga kedisiplinan dan kebersamaan. Mereka mengikuti arahan petugas dengan baik selama pelaksanaan ibadah.

“Semoga seluruh jemaah haji Indonesia diberikan kesehatan, kelancaran, perlindungan, dan meraih haji mabrur,” tutup Suci. (*/red)

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru