Puncak Haji Armuzna, Musyrif Diny Minta Jemaah Prioritaskan Rukun Haji dan Jaga Stamina

Penulis -

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Musyrif Diny Kemenhaj meminta jemaah haji Indonesia menjaga stamina menjelang puncak haji di Armuzna. (Foto: Kemenhaj)

Para Musyrif Diny Kemenhaj meminta jemaah haji Indonesia menjaga stamina menjelang puncak haji di Armuzna. (Foto: Kemenhaj)

Madinah, Javanusa—Para Musyrif Diny Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta jemaah haji Indonesia menjaga stamina menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Jemaah, terutama lansia dan kelompok risiko tinggi, diminta tidak memaksakan diri menjalani ibadah sunnah yang dapat menguras tenaga sebelum wukuf di Arafah.

Imbauan itu muncul setelah tingginya aktivitas ibadah jemaah di Madinah dan Makkah. Banyak jemaah mengejar shalat Arbain di Masjid Nabawi serta berulang kali melaksanakan umrah sunnah di Masjidil Haram.

Utamakan Kesiapan Menjelang Armuzna

Muhammad Cholil Nafis menegaskan menjaga kondisi fisik jauh lebih penting agar jemaah mampu menjalankan seluruh rukun haji dengan baik saat puncak haji Armuzna.

“Jangan sampai tenaga habis sebelum puncak haji. Yang paling utama adalah kesiapan untuk menjalani Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Kiai Cholil di Madinah, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, jemaah yang sudah berniat menjalankan ibadah sunnah tetap memperoleh pahala meski tidak dapat melaksanakannya karena uzur atau alasan kesehatan. Karena itu, lansia dan jemaah dengan kondisi fisik terbatas diminta tidak memaksakan diri terus-menerus datang ke masjid.

“Kalau sudah punya niat baik untuk shalat di masjid lalu terhalang karena kondisi kesehatan atau demi menjaga stamina, insyaAllah tetap mendapatkan pahala,” katanya.

Kiai Cholil menjelaskan, jemaah yang tinggal di hotel sekitar Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram tetap dapat beribadah dari pemondokan.

Menurutnya, kondisi itu tidak perlu menimbulkan kegelisahan apabila jemaah tidak mampu terus berada di masjid.

Ia menilai sebagian jemaah terlalu bersemangat menjalankan ibadah sunnah hingga melupakan pentingnya menjaga kebugaran tubuh. Padahal, cuaca panas dan kepadatan menjelang Armuzna membutuhkan kondisi fisik yang stabil.

Jangan Terjebak Semangat “Aji Mumpung”

Senada dengan itu, Asrorun Ni’am Sholeh mengingatkan agar jemaah tidak terjebak semangat “aji mumpung” selama berada di Tanah Suci.

Baca Juga :  Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Makkah, 4.871 Orang Dijadwalkan Masuk Hari Ini

Menurutnya, ibadah sunnah seperti umrah berulang kali maupun thawaf tambahan perlu dilakukan secara proporsional dan disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing.

“Umrah sewajarnya saja, thawaf juga secukupnya. Jangan sampai memforsir tenaga hanya karena ingin sebanyak-banyaknya ibadah sunnah, sementara tenaga itu sangat dibutuhkan saat Armuzna,” ujar Ni’am.

Ia menekankan menjaga kesehatan juga menjadi bagian penting dari ikhtiar ibadah. Terlebih, rangkaian puncak haji Armuzna menuntut kondisi fisik prima karena jemaah akan menjalani mobilitas tinggi di tengah suhu panas Arab Saudi.

Wukuf di Arafah Jadi Inti Ibadah Haji

Senada, Abdullah Kafabihi Mahrus menegaskan esensi utama ibadah haji terletak pada wukuf di Arafah. Karena itu, seluruh persiapan jemaah harus diarahkan untuk menghadapi momentum tersebut.

“Jadi kita harus ada persiapan matang, baik kesehatan maupun finansial. Sebelum haji itu jangan belanja-belanja, jangan memforsir umrah-umrah. Jaga kesehatan karena haji itu intinya adalah Arafah, Al-Hajju Arafah,” kata Kiai Kafabihi.

Ia menambahkan, jemaah perlu mengatur energi dan aktivitas sejak awal agar tetap kuat mengikuti seluruh rangkaian ibadah wajib saat puncak haji nanti.

Para Musyrif Diny berharap jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah haji tahun ini secara lebih seimbang. Jemaah diharapkan tetap semangat beribadah tanpa mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan.

Dengan kondisi fisik yang terjaga, jemaah diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian Armuzna dengan lancar, aman, dan khusyuk. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB