Kemenhaj Sumbar Gagas Gerakan Haji Muda, Ajak Anak Sekolah Menabung Sejak Dini

Penulis -

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mahyeldi memimpin bersama Kemenhaj Sumbar dan OPD Pemprov Sumbar di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Senin (29/6). (Foto: Kemenhaj Sumbar)

Gubernur Mahyeldi memimpin bersama Kemenhaj Sumbar dan OPD Pemprov Sumbar di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Senin (29/6). (Foto: Kemenhaj Sumbar)

Bukittinggi, Javanusa—Masa tunggu keberangkatan haji di Sumatera Barat yang kini mencapai sekitar 26 tahun mendorong Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menginisiasi Gerakan Haji Muda.

Program ini mengajak pelajar mulai tingkat SD hingga SMA membangun kebiasaan menabung haji sejak dini agar berpeluang berangkat ke Tanah Suci saat masih berada pada usia produktif.

Program tersebut dipaparkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumbar, H. M. Rifki, ketika menyampaikan sepuluh program penguatan ekosistem ekonomi haji di hadapan Gubernur Sumbar, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, dan pimpinan OPD di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Senin (29/6).

Menurut Rifki, budaya menabung perlu diperkenalkan sejak usia sekolah karena calon jemaah yang mendaftar saat ini harus menunggu sekitar 26 tahun untuk memperoleh giliran berangkat.

“Kalau hari ini seseorang baru mendaftar haji, masa tunggunya sekitar 26 tahun. Karena itu, persiapan harus dimulai sejak dini. Anak-anak kita harus dibiasakan merencanakan perjalanan hajinya dari sekarang,” ujar Rifki.

Menabung Haji Dimulai dari Nominal Kecil

Gerakan Haji Muda akan menjangkau peserta didik di SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA. Melalui program ini, siswa diajak membuka rekening tabungan haji secara sukarela sekaligus membiasakan diri menyisihkan sebagian uang saku setiap hari.

Pelaksanaannya melibatkan BPS Bipih bersama perbankan syariah. Kolaborasi tersebut memungkinkan peserta membuka rekening tabungan haji tanpa dikenai biaya administrasi pembukaan rekening.

Rifki menegaskan, program ini tidak bertujuan membebani siswa ataupun orang tua. Sebaliknya, gerakan tersebut mendorong terbentuknya kebiasaan mengelola keuangan secara disiplin melalui tabungan dengan nominal ringan.

Menurutnya, apabila seorang pelajar mampu menyisihkan Rp2.000 setiap hari, tabungan yang terkumpul dalam sebulan dapat mencapai sekitar Rp50.000 hingga Rp60.000. Dalam setahun, jumlahnya bisa mencapai sekitar Rp600.000 sebagai langkah awal mempersiapkan biaya haji.

Baca Juga :  Pasokan Air Hotel Jemaah Haji di Misfalah Sempat Mati, PPIH Bergerak Cepat Pulihkan Layanan

“Nilainya mungkin terlihat kecil, tetapi kalau dilakukan secara disiplin dan berkelanjutan, akan menjadi bekal besar bagi anak-anak kita untuk mewujudkan cita-cita berangkat ke Tanah Suci,” katanya.

Perkuat Implementasi di Sekolah

Rifki menilai keberhasilan Gerakan Haji Muda membutuhkan dukungan lintas sektor. Karena itu, Kemenhaj berharap Pemprov Sumbar menjadi mitra utama dalam memperluas pelaksanaan program di seluruh daerah.

Ia berharap Gubernur bersama Dinas Pendidikan mendukung implementasi di sekolah umum. Sedangkan Kantor Wilayah Kementerian Agama memperkuat pelaksanaannya di lingkungan madrasah.

Dukungan pemerintah kabupaten dan kota juga penting agar program dapat menjangkau seluruh peserta didik di Sumatera Barat.

“Kami sangat berharap dukungan Bapak Gubernur beserta jajaran pemerintah daerah. Jika ini menjadi gerakan bersama, sekolah-sekolah di bawah Dinas Pendidikan maupun madrasah di bawah Kementerian Agama dapat menjadi pelopor Gerakan Haji Muda di Sumatera Barat,” ujarnya.

Gubernur Bentuk Tim Tindak Lanjut

Paparan tersebut mendapat respons positif dari Gubernur Sumbar beserta Wakil Gubernur. Pemerintah Provinsi Sumbar menyatakan siap mendukung sepuluh program yang dipresentasikan Kanwil Kemenhaj.

Sebagai tindak lanjut, gubernur langsung mengarahkan pembentukan tim untuk mengawal implementasi program tersebut. Asisten I ditunjuk sebagai ketua tim agar koordinasi antarlembaga berjalan lebih efektif.

“Kita sudah sama-sama mendengar bersama bagaimanan program yang ditawarkan oelh Kakanwil Kemenhaj ini semua berpeluang memberikan keuntungan positif bagi Sumatera Barat,” kata Mahyeldi.

Menanamkan Karakter dan Perencanaan Masa Depan

Selain membantu mempersiapkan biaya haji, Gerakan Haji Muda juga diarahkan sebagai sarana pendidikan karakter. Melalui kebiasaan menabung, siswa belajar mengenai disiplin, tanggung jawab, kemampuan merencanakan masa depan, dan pengelolaan keuangan yang sehat.

Kemenhaj berharap dukungan pemerintah daerah, dunia pendidikan, perbankan syariah, serta orang tua mampu memperluas gerakan tersebut. Dengan persiapan sejak bangku sekolah, generasi muda diharapkan memiliki peluang lebih besar menunaikan ibadah haji ketika masih berada pada usia produktif. (*/red)

Baca Juga :  Jelang Puncak Haji 2026, Kemenhaj Tinjau Tenda Jemaah Indonesia di Arafah

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB