Hari ke-10 Haji 2026: 54.604 Jemaah Sudah Diberangkatkan, Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelanggaran KBIHU

Penulis -

Kamis, 30 April 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa. (Foto: Kemenhaj)

Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi memasuki hari kesepuluh operasional. Pemerintah memastikan seluruh proses pemberangkatan dan kedatangan jemaah berjalan lancar, tertib, serta terlayani dengan baik di setiap titik layanan.

Hingga 29 April 2026, petugas telah memberangkatkan 138 kelompok terbang (kloter) dengan total 54.604 jemaah menuju Tanah Suci. Sementara itu, 132 kloter dengan 52.343 jemaah telah tiba di Madinah dan mulai menempati hotel yang disiapkan pemerintah secara bertahap.

Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa, menyampaikan operasional haji hingga hari kesepuluh berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan seluruh layanan bagi jemaah terus dioptimalkan di berbagai sektor.

Mulai 30 April 2026, petugas mengatur pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah secara bertahap. Proses ini menjadi bagian dari rangkaian ibadah menuju puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Layanan Kesehatan dan Penanganan Jemaah

Di sektor kesehatan, petugas merujuk lima jemaah ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Selain itu, sebanyak 89 jemaah mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Hingga kini, 49 jemaah masih menjalani perawatan intensif.

Kemenhaj juga menyampaikan duka atas wafatnya dua jemaah Indonesia. Keduanya adalah Tukiman Sardi Kromo Karso (54) dari kloter PDG-04 asal Kota Bengkulu dan Dawanus Mahmud Muhammad Hasyim (51) dari kloter BTH-05 asal Kabupaten Kampar, Riau.

Suci Annisa berharap seluruh almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah menghadapi musibah tersebut.

Penanganan Insiden dan Pengawasan KBIHU

Terkait insiden kecelakaan bus yang melibatkan jemaah kloter SUB-02 dan JKS-01 di Madinah, petugas memastikan seluruh korban luka ringan telah mendapat penanganan medis. Kondisi para jemaah terus membaik secara bertahap.

Baca Juga :  BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta

Saat ini, satu jemaah bernama Sri Sugihartini dari kloter SUB-02 masih menjalani perawatan di RSAS Al Hayyat Madinah. Petugas kesehatan terus memantau kondisinya secara intensif.

Di sisi lain, petugas perlindungan jemaah bersama Ketua Sektor Madinah telah memeriksa pembimbing dari KBIHU Nurul Haramain Probolinggo dan KBIHU Al Azhar Jakarta. Pemeriksaan menemukan bahwa kedua KBIHU melaksanakan city tour di luar program resmi tanpa izin dan tanpa koordinasi.

Kemenhaj menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang melanggar ketentuan. Pemerintah tidak memberi toleransi terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu keselamatan dan ketertiban jemaah.

Imbauan Kepatuhan dan Informasi Tambahan

Kemenhaj mengingatkan seluruh KBIHU agar mematuhi aturan operasional yang berlaku. Setiap kegiatan harus dikoordinasikan dengan Ketua Kloter dan Kepala Sektor setempat.

Pemerintah juga telah menyediakan program ziarah resmi dan gratis di Madinah. Jemaah dapat mengunjungi sejumlah lokasi seperti Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud secara aman dan terkoordinasi.

Selain itu, Kemenhaj mengonfirmasi satu jemaah dari kloter LOP-05 berinisial M ditolak masuk Arab Saudi. Penolakan terjadi karena yang bersangkutan pernah memiliki persoalan hukum dan masuk daftar hitam imigrasi Arab Saudi. Petugas kemudian memulangkannya ke Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru