Javanusa.com—Film horor Indonesia Juminten Edan siap menyapa penonton di bioskop mulai 23 Juli 2026.
Menggabungkan horor psikologis, misteri keluarga, dan unsur supranatural, film berdurasi 108 menit ini menghadirkan kisah mencekam tentang seorang perempuan yang diteror masa lalunya setelah kembali ke kampung halaman.
Film garapan sutradara Jonathan Ozoh dan Dedy Mercy ini menghadirkan deretan pemain seperti Meisya Amira, Kukuh Prasetyo, Anne J. Coto, dan Dimas Aditya.
Kepulangan yang Berubah Menjadi Mimpi Buruk
Juminten Edan mengisahkan Juminten (Meisya Amira), seorang perempuan tuna wicara yang kembali ke pulau tempat ia dibesarkan setelah delapan tahun merantau.
Ia pulang bersama suaminya, Manto (Dimas Aditya), dan putri mereka, Saskia (Sharon Jovian). Kepulangan keluarga kecil itu awalnya disambut hangat oleh sanak saudara.
Namun suasana penuh kebahagiaan perlahan berubah menjadi mencekam ketika Juminten mulai menunjukkan perilaku yang tidak biasa. Berbagai kejadian ganjil terus menghantuinya, baik saat ia sadar maupun ketika berada di luar kendali.
Trauma Masa Lalu atau Kekuatan Gelap?
Seiring berjalannya cerita, Juminten beberapa kali berusaha mencelakai suami, anak, bahkan anggota keluarganya sendiri. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa kewarasannya terganggu akibat trauma kelam yang pernah dialaminya di masa lalu.
Di sisi lain, rentetan peristiwa mengerikan yang terjadi membuat ancaman tidak lagi terbatas pada keluarganya. Keselamatan seluruh warga pulau ikut terancam oleh teror yang semakin sulit dijelaskan.
Dengan alur yang memadukan misteri, konflik batin, dan ketegangan supranatural, Juminten Edan menawarkan kisah horor yang tidak hanya menghadirkan adegan menyeramkan, tetapi juga mengangkat sisi psikologis seorang perempuan yang dihantui masa lalunya. (*)






