Dorong Budaya Hidup Bersih dan Sehat, Pemko Padang Gelar Lomba Sekolah Sehat UKS/M 2026

Penulis -

Kamis, 24 September 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Kesra Setdako Padang Zul Asfi Lubis bersama tim penilai saat ekspos program sekolah dalam Lomba Sekolah Sehat Berstratifikasi UKS/M Strata Standar Tingkat Kota Padang 2026 di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang.

Kabag Kesra Setdako Padang Zul Asfi Lubis bersama tim penilai saat ekspos program sekolah dalam Lomba Sekolah Sehat Berstratifikasi UKS/M Strata Standar Tingkat Kota Padang 2026 di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang.

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Padang menggelar Penilaian Lomba Sekolah Sehat Berstratifikasi UKS/M Strata Standar Tingkat Kota Padang Tahun 2026.

Sebanyak 25 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas 6 TK/RA, 10 SD/MI, dan 9 SMP/MTs sederajat.

Kepala Bagian Kesra Setdako Padang, Zul Asfi Lubis, mengatakan lomba tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan satuan pendidikan.

Kabag Kesra Setdako Padang Zul Asfi Lubis
Kabag Kesra Setdako Padang Zul Asfi Lubis.

Menurutnya, kegiatan itu juga diharapkan dapat mendorong peserta didik membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Penilaian ini juga sebagai bagian upaya berkelanjutan dalam memperkuat pelaksanaan program UKS/M di seluruh satuan pendidikan. Serta memotivasi sekolah-sekolah dalam menanamkan kebiasaan bersih dan sehat,” ujarnya.

Penilaian Dilakukan Bertahap

Zul menjelaskan, proses penilaian lomba dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap awal berupa pengumpulan dokumen dan penilaian administrasi.

Ekspos sekolah sehat oleh peserta tingkat SMP
Ekspos sekolah sehat oleh peserta tingkat SMP.

Sekolah yang lolos tahap awal kemudian mengikuti ekspose program sekolah terbaik yang berlangsung pada 1-3 September 2026 di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang.

Tahapan berikutnya berupa verifikasi lapangan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data dan dokumen yang disampaikan sekolah dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Verifikasi lapangan berlangsung pada 8-11 September 2026 dengan melibatkan 15 sekolah. Peserta yang diverifikasi terdiri atas masing-masing lima sekolah dari jenjang TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs.

Ekspos sekolah sehat oleh peserta tingkat SD
Ekspos sekolah sehat oleh peserta tingkat TK/RA.

Dalam proses penilaian, tim mengevaluasi sejumlah indikator, meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, pembinaan lingkungan sehat, serta manajemen UKS.

“Dari total 15 sekolah yang dinilai, tim akan menyeleksi sekolah terbaik dari setiap jenjang pendidikan untuk melangkah mewakili Kota Padang ke tingkat provinsi hingga nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemko Padang Buka 4.899 Formasi PPPK 2024
Peninjauan lapangan
Tim penilai melakukan verifikasi lapangan di salah satu sekolah peserta lomba.

Dengan pengelolaan yang semakin baik, peserta didik diharapkan terbiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga mendorong sekolah memperkuat pengelolaan UKS/M secara berkelanjutan.

“Kami berharap lomba ini tidak hanya sebatas penilaian, tetapi benar-benar berjalan dan memberi manfaat,” harapnya.

25 Sekolah Ikuti Lomba

Sementara itu, tim pelaksana lomba, Ernita, mengatakan lomba ini diikuti sebanyak 25 sekolah. Dari jumlah tersebut, 15 sekolah lolos ke tahap ekspose dan verifikasi lapangan.

Kabag Kesra melakukan verifikasi lapangan
Kabag Kesra Setdako Padang Zul Asfi Lubis bersama tim penilai melakukan verifikasi lapangan di salah satu sekolah peserta lomba.

Ke-15 sekolah tersebut terdiri atas RA Ikhlas, TK Kemala Bhayangkari 4, TK Mariana, TK Negeri Pembina, TK Semen Padang, SDN 03 Alai, SDN 15 Padang Sarai, SDN 20 Indarung, SDN 27 Anak Air, SD Islam Al Azhar 32, SMPN 8 Padang, SMPN 11 Padang, SMPN 25 Padang, SMP Pembangunan Laboratorium UNP, dan SMP Semen Padang.

Tim penilai berasal dari sejumlah unsur, yakni Bagian Kesra, Kementerian Agama (Kemenag), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), serta Dinas Kesehatan.

Mereka bertugas menilai dan menyeleksi sekolah terbaik pada masing-masing jenjang pendidikan. Sekolah yang terpilih selanjutnya akan mewakili Kota Padang dalam penilaian tingkat provinsi hingga nasional.

Verifikasi lapangan
Tim penilai melakukan verifikasi lapangan di salah satu sekolah peserta lomba.

“Semoga sekolah-sekolah yang terpilih memiliki tata kelola UKS paling optimal sehingga mampu menjadi percontohan pelaksanaan program kesehatan sekolah di Kota Padang,” harapnya. (adv)

Berita Terkait

Pemko Padang Perkuat UKS/M Lewat FGD, Dorong Sekolah Ciptakan Generasi Sehat, Cerdas dan Berkarakter

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru