Tanahdatar, Javanusa—Aliran air deras dari kawasan lereng Gunung Singgalang menerjang permukiman warga di Jorong Koto Tinggi, Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Arus air yang mengalir dari kawasan perbukitan menuju permukiman tersebut menggenangi sejumlah rumah warga. Meski ketinggian air tidak terlalu dalam, derasnya aliran sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat.
Air dari Lereng Gunung Singgalang
Dugaan sementara, banjir berasal dari kawasan hulu Gunung Singgalang. Namun, petugas masih menelusuri penyebab pasti kejadian serta dampak yang ditimbulkan.
Banjir juga dilaporkan terjadi di Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, pada Minggu siang. Informasi awal mengenai kejadian di kedua wilayah tersebut masih dalam pemantauan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun total kerugian material akibat banjir.
Warga Diimbau Waspada Banjir Susulan
Kondisi tersebut mendorong warga yang tinggal di sekitar aliran sungai, khususnya di bawah lereng Gunung Singgalang, untuk meningkatkan kewaspadaan.
Hujan deras berpotensi meningkatkan debit air dari kawasan perbukitan. Kondisi ini dapat memicu banjir susulan, terutama di wilayah yang berada dekat aliran sungai.
Masyarakat juga diminta menjauhi sungai ketika permukaan air mulai naik atau arus terlihat semakin deras.
Petugas masih memantau perkembangan kondisi di lokasi. Informasi lebih lanjut mengenai penyebab dan dampak banjir menunggu laporan resmi dari pihak terkait. (*)






