Anggota DPRD Sumbar Doni Harsiva Yandra Dorong Warga Bangun Budaya Siaga Bencana

Penulis -

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra saat menggelar Sosialisasi Perda Provinsi Sumbar Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana pada 8–9 Agustus 2026. (Foto: Ist)

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra saat menggelar Sosialisasi Perda Provinsi Sumbar Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana pada 8–9 Agustus 2026. (Foto: Ist)

Pessel, Javanusa—Kesiapsiagaan menghadapi bencana harus menjadi kebiasaan masyarakat Sumbar, bukan sekadar respons ketika bencana sudah terjadi.

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra, mendorong setiap keluarga mulai membangun kemampuan mitigasi dari lingkungan masing-masing.

Doni menyampaikan hal tersebut saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumbar Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana pada 8–9 Agustus 2026 di Kecamatan Bayang Utara, Pesisir Selatan (Pessel).

Menurut Doni, kondisi geografis Sumbar membuat masyarakat menghadapi potensi berbagai bencana. Ancaman tersebut mencakup gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor hingga bencana akibat cuaca ekstrem.

Kesiapsiagaan Dimulai dari Keluarga

Doni menilai masyarakat perlu mengubah cara pandang terhadap penanggulangan bencana. Upaya menghadapi bencana harus berjalan sebelum kejadian, bukan hanya setelah musibah berlangsung.

“Yang paling penting bukan hanya bagaimana kita bertindak ketika bencana terjadi, tetapi bagaimana kita mempersiapkan diri sejak awal. Pengetahuan, kesiapsiagaan dan mitigasi harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” kata Doni.

Ia menjelaskan, Perda Sumbar Nomor 4 Tahun 2023 menjadi salah satu landasan untuk memperkuat tata kelola penanggulangan bencana di daerah.

Karena itu, Doni menilai masyarakat perlu memahami substansi regulasi tersebut. Pemahaman itu tidak cukup hanya dimiliki pemerintah atau lembaga yang bergerak di bidang kebencanaan.

Doni juga mengajak warga memulai langkah kesiapsiagaan dari keluarga. Setiap anggota keluarga perlu mengetahui lokasi aman, jalur evakuasi dan titik kumpul di lingkungan tempat tinggal.

Pengetahuan mengenai tindakan saat kondisi darurat juga penting. Dengan persiapan tersebut, masyarakat dapat mengambil keputusan lebih cepat ketika bencana terjadi.

“Masyarakat harus menjadi bagian dari sistem penanggulangan bencana. Semakin siap masyarakat, semakin besar peluang kita mengurangi korban dan kerugian ketika bencana terjadi,” ujarnya.

Baca Juga :  Ali Muda Ajak Pemuda Rao Jauhi Narkoba dan Aktif Bangun Daerah
Perkuat Kolaborasi Penanggulangan Bencana

Selain menyampaikan materi mengenai regulasi, kegiatan tersebut membuka ruang dialog antara masyarakat dan DPRD Sumbar. Warga turut menyampaikan pengalaman serta persoalan yang mereka hadapi saat berhadapan dengan bencana.

Masukan dari masyarakat, kata Doni, penting untuk melihat kebutuhan penanggulangan bencana secara lebih konkret. Kondisi di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat upaya mitigasi.

Doni menegaskan bahwa membangun daerah tangguh bencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, institusi pendidikan, komunitas, dunia usaha dan masyarakat perlu menjalankan peran masing-masing.

Ia berharap edukasi kebencanaan terus berlangsung setelah sosialisasi berakhir. Pengetahuan yang diperoleh masyarakat harus berkembang menjadi kebiasaan dan tindakan nyata.

“Harapan kita, masyarakat tidak hanya mengetahui isi Perda, tetapi benar-benar mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita ingin membangun Sumatera Barat yang tangguh, masyarakatnya tanggap dan setiap keluarga memiliki kesiapan menghadapi bencana,” tuturnya. (*)

Berita Terkait

Gustami Hidayat Salurkan Bantuan Pangan untuk Ibu Hamil dan Balita di Padang
Muhidi Dorong Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak di Sumbar
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi, Kuasai Teknologi dan Berpikir Kritis
Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026 Diikuti 156 Peserta, Gustami Hidayat Tekankan Sportivitas
Monev KI Sumbar 2026, DPRD Sumbar Paparkan 19 Inovasi Layanan Informasi Publik
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Guru Fisika Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak
Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB