Banjir Terjang Perumahan Lumin Park Padang, Sirene Peringatan Dini Kembali Berbunyi

Penulis -

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Lumin Park Padang. (Foto: Tangkapan layar TikTok)

Kondisi Lumin Park Padang. (Foto: Tangkapan layar TikTok)

Padang, Javanusa—Banjir kembali menerjang Perumahan Lumin Park di Lubuk Minturun, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10/2026).

Arus deras berwarna kecokelatan menerobos kawasan hunian setelah hujan lebat mengguyur kota sejak sekitar pukul 11.30 WIB.

Rekaman video yang diunggah akun TikTok Kaezro memperlihatkan derasnya aliran air yang memasuki lingkungan perumahan. Ketinggian air tampak bervariasi di sejumlah bagian kawasan tersebut.

Kejadian ini menambah kekhawatiran warga terhadap ancaman banjir di tengah cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Kota Padang.

Hingga berita ini diturunkan, belum tersedia informasi terkonfirmasi mengenai jumlah warga terdampak, kerusakan bangunan, maupun kemungkinan korban.

Sensor EWS Catat Kenaikan Debit Air di Sejumlah Lokasi

Sebelum banjir menerjang Lumin Park, sirene sistem peringatan dini banjir atau Early Warning System (EWS) di Kota Padang telah berbunyi pada Sabtu.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Padang mengaktifkan sirene setelah sensor pemantauan menunjukkan status warning atau peringatan.

Data pemantauan EWS mencatat ketinggian air di Batu Busuk mencapai 4,29 meter. Sementara itu, sensor di Lubuk Minturun menunjukkan angka 3,72 meter.

Di kawasan Guo, alat pemantau mencatat ketinggian air berkisar 2,23–2,31 meter. Kondisi tersebut mendorong petugas meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.

Tim Reaksi Cepat (TRC) juga melakukan evakuasi warga ketika debit air meningkat. Langkah ini menjadi bagian dari penanganan darurat untuk mengantisipasi dampak kenaikan air di kawasan rawan banjir.

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Kota Padang

Ancaman banjir juga meningkat seiring peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG Sumatera Barat pada Sabtu (10/10/2026) pukul 14.20 WIB.

BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Berdasarkan peringatan tersebut, kondisi cuaca berpotensi berlangsung mulai pukul 14.30 WIB hingga 17.00 WIB.

Baca Juga :  Mobil Box dan Truk Bertabrakan di Sitinjau Lauik, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Di Kota Padang, wilayah yang masuk dalam peringatan meliputi Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah.

Peringatan serupa juga mencakup sejumlah wilayah di Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, dan Pasaman Barat.

Kota Solok, Padang Panjang, dan Pariaman turut masuk dalam wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan tersebut.

BMKG juga memperingatkan kemungkinan perluasan hujan ke Kabupaten Sijunjung, sejumlah kecamatan di Agam dan Lima Puluh Kota, serta wilayah Pasaman dan Pasaman Barat. Kota Sawahlunto, Bukittinggi, dan Payakumbuh juga berpotensi mengalami kondisi serupa.

Warga Diminta Menjauhi Aliran Sungai

Meningkatnya debit air membuat kawasan Lubuk Minturun perlu mendapat perhatian khusus, terutama ketika hujan lebat berlangsung dalam waktu lama. Aliran sungai yang meningkat dapat memicu banjir dan membahayakan permukiman di sekitarnya.

Warga yang tinggal di daerah rawan banjir, khususnya di sekitar sungai, perlu menjauhi tepian sungai ketika debit air meningkat.

Masyarakat juga harus mengikuti arahan petugas dan segera menuju tempat aman apabila kondisi mengharuskan evakuasi.

Untuk mengantisipasi perkembangan situasi, warga diimbau memantau informasi resmi BPBD Kota Padang dan BMKG Sumatera Barat.

Kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kenaikan air menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. (*)

Berita Terkait

Resmob Polda Sumbar Bongkar Dugaan Jaringan Penadahan Motor Lintas Provinsi, 6 Orang Diamankan
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kedai Tuak dan Karaoke, Amankan Empat Pasangan Muda-Mudi
Mobil Hiace Slip dan Hantam Truk di Jalan Solok-Padang, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Polres Pariaman Bongkar Penimbunan 360 Liter Bio Solar Bersubsidi, Pria Lansia Ditangkap  
Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman
Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas
Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur
Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Dinsos Padang Pulangkan Keluarga Terlantar dari Bogor, Tujuh Anak Diupayakan Kembali Bersekolah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Maigus Nasir Ajak Pemuda Manfaatkan Teknologi dan Perkuat Persatuan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Fadly Amran Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Drainase di Padang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Pemko Padang Gandeng LAN Sumbar, Siapkan Satgas Pencegahan Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Pendaftaran Perlinsos Koto Tangah Tembus 25.158 KK, Target 40 Persen hingga Akhir 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Gubernur Mahyeldi Buka MTQ ke-46 Sawahlunto, Dorong Generasi Muda Cinta Al-Qur’an

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Literasi Pancasila Lewat Bedah Buku Karya Willy Aditya

Berita Terbaru

Sumsel United harus mengakui keunggulan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Patriot Candra Bhaga, Bekasi, Jumat (30/10) malam. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Petaka Menit Akhir Buyarkan Asa Sumsel United di Bekasi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 12:02 WIB