Jakarta, Javanusa—Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mempercepat pemulihan pascabencana terus berjalan.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), kembali mengambil langkah strategis melalui audiensi bersama anggota DPR RI Ridwan Bae di Jakarta.
Dalam pertemuan itu, JKA menyerahkan proposal pembangunan infrastruktur prioritas. Usulan tersebut mencakup pembangunan jalan, jembatan, dan saluran irigasi.
Pemerintah daerah juga mengajukan penyediaan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana. Total anggaran yang diajukan mencapai Rp204 miliar.
Fokus pada Infrastruktur dan Hunian Tetap
Saat diskusi berlangsung, JKA menegaskan langkah jemput bola itu menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah. Ia ingin percepatan pemulihan tidak terhambat akibat keterbatasan fiskal daerah.
“Kami tidak ingin masyarakat terlalu lama hidup dalam ketidakpastian pascabencana. Infrastruktur yang rusak harus segera dibangun kembali, dan yang paling penting, masyarakat harus segera mendapatkan hunian tetap yang layak dan aman,” tegas JKA.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan tersebut merupakan kondisi riil di lapangan. Menurutnya, anggaran yang diajukan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
“Anggaran Rp204 miliar ini adalah kebutuhan riil di lapangan. Ini menyangkut akses jalan masyarakat, konektivitas antarwilayah, produktivitas pertanian melalui irigasi, hingga kepastian tempat tinggal bagi korban. Kami berharap dukungan penuh dari Komisi V DPR RI agar usulan ini bisa segera direalisasikan,” lanjutnya.
Infrastruktur Jadi Fondasi Kebangkitan Daerah
JKA menekankan pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pemulihan pascabencana. Pemerintah daerah juga ingin menjadikan pembangunan tersebut sebagai fondasi peningkatan daya saing daerah.
“Kami ingin bangkit lebih kuat. Infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka akses wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pertemuan tersebut juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan DPR RI dalam mempercepat pembangunan di wilayah terdampak bencana.
Langkah aktif JKA menunjukkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus bergerak cepat. Pemerintah daerah juga terus menjemput peluang dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat pusat. (*/red)






