Bus Trans Padang Dorong Pariwisata dan Ekonomi di Bungtekab

Penulis -

Jumat, 24 Mei 2024 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Trans Padang melintas di jalanan Kota Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Bus Trans Padang melintas di jalanan Kota Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Bus Trans Padang telah mengaspal hingga daerah terujung Kota Padang. Yakni Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab).

Kehadiran bus massal tersebut diyakini akan semakin menggeliatkan pariwisata dan perekonomian daerah itu.

Camat Bungtekab, Harnoldi mengakui hal tersebut. Menurutnya, kehadiran bus Trans Padang akan mendatangkan banyak orang ke Bungtekab.

“Tentunya kehadiran bus Trans Padang akan memudahkan siapa saja untuk datang ke sini (Bungtekab),” ucap Harnoldi, Jumat (24/5/2024).

Harnoldi mengatakan, Bungtekab memiliki cukup banyak potensi pariwisata. Terutama wisata pantai, budaya dan kuliner.

Pelancong dapat mendatangi sejumlah pulau terluar di Bungtekab dan menginap di sana.

“Pelancong punya banyak pilihan objek wisata, termasuk menikmati makanan khas serta budaya masyarakat setempat,” ujar Camat.

Kedatangan pelancong ke Bungtekab tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ada sepuluh bus Trans Padang yang mengaspal ke Bungtekab. Tentunya ini akan sangat membantu kita dari segi pariwisata dan peningkatan perekonomian,” ujarnya.

Harmolid mengungkapkan, saat ini pool bus Trans Padang berada di Kantor Camat setempat. Tak lama lagi, pool bus tersebut pindah ke simpang jalan menuju Sungai Pisang.

Tarif bus Trans Padang dari pusat Kota Padang menuju Bungtekab tergolong relatif murah dan terjangkau kantong.

Jarak dari pusat kota menuju Bungtekab sejauh 30 kilometer. Penumpang hanya merogoh kocek sebesar Rp 5 ribu saja. (*/jn01)

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik 8 Dubes Baru, Perkuat Diplomasi Indonesia di Negara Sahabat

Berita Terkait

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru