Padang Panjang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang memperkuat tata kelola wakaf dengan mengukuhkan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Padang Panjang periode 2025–2028, Rabu (31/12/2025). Pengukuhan dirangkai dengan sosialisasi wakaf tunai sebagai solusi ekonomi umat.
Pengurus BWI Padang Panjang periode 2025–2028 diketuai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang, Mukhlis M.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menegaskan BWI memegang peran strategis dalam pembinaan nadzir dan pengelolaan aset wakaf. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
“Pengukuhan ini menjadi titik awal penguatan tata kelola wakaf di Padang Panjang agar wakaf benar-benar hadir sebagai solusi sosial dan ekonomi umat,” ujar Hendri.
Wakaf Tunai Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi Umat
Hendri menyebut wakaf tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga instrumen strategis pembangunan ekonomi keumatan. Menurutnya, wakaf tunai dapat mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Ia menilai pengelolaan wakaf yang profesional mampu menopang sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Karena itu, kolaborasi antara BWI, Baznas, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan syariah menjadi kunci utama.
“Sinergi semua pihak penting agar wakaf dikelola produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Pemko Padang Panjang menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan wakaf tunai sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hendri juga mengajak ulama, tokoh masyarakat, dan aparatur pemerintah terlibat aktif dalam literasi wakaf.
Langkah ini sejalan dengan visi Padang Panjang sebagai kota religius, berdaya saing, dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua BWI Provinsi Sumatera Barat, Yufrizal, mengapresiasi komitmen Pemko dalam memperkuat ekosistem wakaf di daerah. Ia berharap BWI Padang Panjang mampu menjadi motor penggerak wakaf produktif di Sumatera Barat.
Ketua BWI Kota Padang Panjang, Mukhlis M menyebut pihaknya tengah menyiapkan sejumlah program strategis. Salah satunya mendukung rencana pembangunan miniatur Ka’bah di kawasan Islamic Centre Padang Panjang.
Program ini sebagai sarana edukasi keagamaan sekaligus penguatan literasi wakaf di tengah masyarakat. Mukhlis menegaskan komitmennya menjaga amanah dan membangun kepercayaan publik. Turut hadir Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forkopimda, dan perwakilan lembaga terkait. (*/red)






