Padang, Javanusa—Universitas Baiturrahmah (Unbrah) kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui kegiatan edukasi kesehatan bertema bahaya infeksi menular seksual.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 1 Maret 2026 di Masjid Baiturrahmah dan diikuti sekitar 950 mahasiswa baru angkatan 2025 dari berbagai fakultas.
Besarnya jumlah peserta, kegiatan edukasi dibagi menjadi dua gelombang agar penyampaian materi berjalan lebih efektif dan interaktif. Acara ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Baiturrahmah, jajaran dosen, serta civitas akademika Universitas Baiturrahmah.

Materi edukasi disampaikan oleh dosen Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, dr. Ruhsyahadati, Sp.MK.
Ia membahas pentingnya kesadaran mahasiswa terhadap risiko infeksi menular seksual, cara penularan, dampak kesehatan jangka panjang, serta pentingnya perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan ini dimoderatori oleh Muhammad Rizki Saputra, S.Si, M.Si.
Dalam pemaparannya, dr. Ruhsyahadati menekankan infeksi menular seksual bukan hanya persoalan medis, tetapi juga berkaitan erat dengan pengetahuan, perilaku, stigma, dan tanggung jawab sosial.
Mahasiswa sebagai generasi muda perlu memahami bahwa pencegahan jauh lebih baik dibandingkan pengobatan, terutama karena beberapa infeksi dapat menimbulkan komplikasi serius bila tidak dikenali dan ditangani sejak dini.

“Mahasiswa perlu memiliki pengetahuan yang benar mengenai infeksi menular seksual. Edukasi seperti ini penting agar mereka mampu mengambil keputusan yang sehat, menjaga diri, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para mahasiswa aktif menyimak materi, merespons pertanyaan pemateri, serta mengikuti sesi interaktif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mereka.
Pendekatan edukatif yang komunikatif membuat topik yang sering dianggap sensitif dapat dibahas secara ilmiah, terbuka, dan tetap sesuai dengan nilai-nilai moral serta etika.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Baiturrahmah dalam memberikan pembekalan kesehatan kepada mahasiswa baru, tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga dari sisi pembentukan karakter dan kesadaran terhadap kesehatan diri.
Melalui edukasi ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi kesehatan yang benar di lingkungan kampus, keluarga, dan masyarakat.
Universitas Baiturrahmah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi kampus dalam meningkatkan literasi kesehatan generasi muda, khususnya terkait pencegahan infeksi menular seksual dan perilaku hidup sehat. (*/red)






