Jangan Keliru, Ini Perbedaan Kompres Panas dan Kompres Dingin serta Waktu Penggunaannya yang Tepat

Penulis -

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang wanita mengompres kepala untuk membantu meredakan demam. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi seorang wanita mengompres kepala untuk membantu meredakan demam. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Masih banyak orang menggunakan kompres panas dan kompres dingin secara bergantian karena menganggap keduanya memiliki fungsi yang sama.

Padahal, masing-masing jenis kompres bekerja dengan mekanisme berbeda dan hanya efektif jika digunakan pada kondisi yang tepat.

Kompres panas maupun kompres dingin sama-sama dapat membantu meredakan keluhan pada tubuh. Namun, cara kerja keduanya berbeda sehingga penggunaannya tidak boleh disamakan.

Kompres panas bekerja dengan meningkatkan aliran darah di area yang dikompres. Efek ini membantu mengurangi rasa nyeri, melemaskan otot yang tegang, sekaligus mempercepat proses pemulihan jaringan pada kondisi tertentu.

Sementara itu, kompres dingin justru memperlambat aliran darah. Cara kerja tersebut bermanfaat untuk mengurangi peradangan, pembengkakan, kemerahan, dan nyeri yang biasanya muncul segera setelah cedera.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Kompres Panas?

Selain sering dimanfaatkan untuk membantu menurunkan demam melalui pelepasan panas tubuh, kompres panas juga dapat digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan lain.

Beberapa kondisi yang dapat terbantu dengan kompres panas meliputi hidung tersumbat, mata bintitan, sakit telinga, nyeri haid, hingga otot yang terasa kaku atau tegang.

Cara membuat kompres panas cukup sederhana. Isi botol dengan air hangat, tutup rapat, lalu tempelkan pada bagian tubuh yang membutuhkan selama sekitar 15–20 menit.

Alternatif lainnya, rendam handuk atau waslap dalam air hangat, kemudian peras sebelum ditempelkan pada area yang sakit selama kurang lebih 20 menit.

Perhatikan Suhu agar Kulit Tetap Aman

Penggunaan air yang terlalu panas perlu dihindari karena dapat menyebabkan iritasi bahkan luka bakar pada kulit.

Suhu kompres yang dianjurkan tidak melebihi 38 derajat Celsius agar manfaatnya tetap optimal tanpa meningkatkan risiko cedera pada kulit.

Kompres Dingin Lebih Tepat untuk Cedera Baru

Kompres dingin menjadi pilihan pertama saat terjadi cedera atau benturan yang menimbulkan bengkak dan nyeri. Jenis kompres ini dapat langsung digunakan segera setelah cedera terjadi tanpa perlu menunggu.

Baca Juga :  12 Olahraga yang Harus Dihindari Saat Hamil Muda agar Janin Tetap Aman

Sebaliknya, kompres panas tidak dianjurkan pada cedera yang masih baru. Penggunaannya sebaiknya ditunda sekitar 48 jam setelah cedera agar tidak memperparah proses peradangan yang sedang berlangsung.

Karena itu, memahami waktu penggunaan masing-masing kompres menjadi kunci agar penanganan mandiri di rumah lebih efektif.

Gunakan Sesuai Kondisi

Setelah menggunakan kompres panas maupun kompres dingin, kulit dapat terlihat kemerahan untuk sementara waktu. Kondisi tersebut umumnya normal dan akan menghilang dengan sendirinya.

Apabila keluhan tidak membaik meski sudah menggunakan kompres sesuai anjuran, atau justru semakin berat, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB