Cetak SDM Pariwisata Berdaya Saing Global, Kemenpar dan Poltekpar Perkuat Sinergi

Penulis -

Kamis, 16 April 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Politeknik Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat. (Foto: Kemenpar)

Rapat Koordinasi Politeknik Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat. (Foto: Kemenpar)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat sinergi antar Politeknik Pariwisata (Poltekpar). Langkah ini untuk mencetak SDM pariwisata unggul dan berdaya saing.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar, Martini M. Paham, menyampaikan hal itu melalui Rapat Koordinasi Poltekpar di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Rapat berlangsung daring dan luring di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat. Agenda berlangsung pada 8–10 April 2026.

Ia menjelaskan rapat ini menjadi langkah strategis. Tujuannya memperkuat sinergi pembangunan SDM antar Poltekpar.

“Rapat ini memastikan rekomendasi strategis berjalan terarah dan terukur. Periode 2025–2029 menjadi momentum menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Martini.

Peran Strategis Poltekpar

Dalam konteks tersebut, Poltekpar memegang peran strategis. Lembaga ini menjadi lokomotif pendidikan vokasi pariwisata. Perannya mencakup inovasi, inklusivitas, dan daya saing global.

“Penguatan SDM pariwisata harus secara komprehensif. Caranya melalui penyelarasan kebijakan, tata kelola adaptif, serta peningkatan kualitas pendidikan,” kata Diah.

Ia menambahkan penguatan melalui penyelarasan kebijakan dengan kebutuhan industri. Perkuat tata kelola agar lebih lincah. Perencanaan, penelitian, dan pengabdian dikembangkan agar aplikatif dan berdampak nyata.

SDM juga menjadi kunci dalam optimalisasi kebijakan karier dosen. Pembentukan task force dan percepatan profesionalisme tenaga pendidik turut didorong.

“Kolaborasi perlu kita perluas. Sinergi antara pendidikan, industri, dan ekonomi harus diperkuat. Rapat ini kita harapkan melahirkan langkah konkret dan terukur,” ujarnya.

Fokus Hari Pertama

Pada hari pertama, pembahasan fokus pada penguatan kelembagaan pendidikan vokasi. Agenda juga mencakup penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Poltekpar dan penataan organisasi serta tata kelola.

Fokus utama pada revitalisasi pendidikan vokasi. Pendekatan job matching digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan industri. Kurikulum berbasis industri juga diperkuat.

Baca Juga :  Perkuat Promosi dan Genjot Kunjungan Wisman, Kemenpar Ajak Travel Agent Malaysia Jelajahi Kepri

“Pendidikan vokasi harus menjawab kebutuhan dunia kerja. Keterkaitan lulusan dengan industri menjadi kunci,” ujar Diah.

Kerja Sama Internasional

Memasuki hari kedua, pembahasan mengarah pada kerja sama internasional dan pengembangan kurikulum berbasis industri. Kemenpar menggandeng Swisscontact.

Program Sustainable Tourism Education Development (STED) sudah berjakan sejak 2018. Program ini diperluas di berbagai Poltekpar. Fokusnya pada Industry-Based Curriculum (IBC) dan structured internship.

Program juga mendorong peningkatan kualitas pengajaran. Metode SVEB dan project-based learning diterapkan. Dampaknya mulai terlihat pada peningkatan kompetensi lulusan.

Regulasi dan Karier Dosen

Pada hari ketiga, agenda diawali sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 52 Tahun 2025. Regulasi ini mengatur profesi, karier, dan penghasilan dosen.

Aturan tersebut menekankan penguatan kompetensi dan kinerja dosen. Sistem karier disusun lebih terstruktur. Peran dosen dalam tridharma diperkuat secara kolaboratif.

Mekanisme sertifikasi, promosi, dan tunjangan berbasis kinerja juga dibahas. Tantangan masih muncul pada integrasi penilaian kinerja dan beban kerja.

Diah menyebut rapat juga membahas pembentukan task force percepatan karier dosen. Langkah ini untuk mendorong peningkatan jabatan akademik secara sistematis.

Dorong Kewirausahaan Pariwisata

Kemenpar juga membahas rencana kerja sama dengan Kementerian UMKM. Fokusnya pada pengembangan kewirausahaan pariwisata.

Poltekpar didorong menjadi hub kewirausahaan. Skema co-incubation, living lab, dan business matching akan diterapkan. Tujuannya melahirkan wirausaha inovatif dan berdaya saing.

Rapat koordinasi ini menghadirkan narasumber lintas sektor. Hadir perwakilan Kemendiktisaintek, Bappenas, Kementerian PANRB, dan Kementerian UMKM. Akademisi Universitas Gadjah Mada dan Swisscontact Indonesia juga terlibat. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Bidik Pasar Wisata Baru Sumbar Lewat AITTA Travel Mart 2026
Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Kembali Beroperasi, Kemenpar Bidik 1 Juta Wisatawan Tiongkok
Jaga Daya Tarik Wisata Batu Malin Kundang, Pemko Padang Bersihkan Pantai Air Manis
Kemenpar Promosikan Wisata Wellness dan Kuliner Yogyakarta ke Agen Perjalanan Singapura
MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Pariwisata Indonesia Tumbuh hingga Agustus 2026, Kunjungan Wisman Tembus 10,58 Juta
Indonesia Jadi Kantor Pusat Sekretariat Regional ASEAN MRA-TP, Apa Manfaatnya bagi SDM Pariwisata?
WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru