Dialog dengan Petani di Pantai Mulut Seribu, Wapres Gibran Dorong Modernisasi dan Hilirisasi Rumput Laut

Penulis -

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat berdialog dengan petani di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/5/2026). (Foto: BPMI Setwapres)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat berdialog dengan petani di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/5/2026). (Foto: BPMI Setwapres)

Baa, Javanusa—Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya modernisasi dan hilirisasi rumput laut.

Ia menyampaikan hal itu saat berdialog dengan petani di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/5/2026).

Kunjungan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut menekankan ketahanan pangan nasional dan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan nilai tambah ekonomi. Selain itu, pemerintah ingin memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.

Potensi Besar Rumput Laut Rote Ndao

Dalam dialog, Wapres menilai potensi rumput laut Rote Ndao sangat besar. Namun, ia melihat pemanfaatannya belum optimal.

“Hari ini kami khusus ke Rote untuk meninjau pabrik garam dan juga rumput laut. Kita lihat tadi sebenarnya potensinya luar biasa, tapi belum benar-benar dimaksimalkan,” ujar Wapres.

Ia menilai pengembangan sektor ini perlu percepatan. Selain itu, ia mendorong penguatan industri di daerah.

Kebutuhan Petani Rumput Laut

Sekitar 300 petani rumput laut Desa Daiama menyampaikan berbagai kebutuhan. Mereka meminta tali nilon ukuran 8 mm dan 2 mm.

Petani juga membutuhkan bibit rumput laut. Selain itu, mereka meminta sampan fiber dan mesin ketinting 0,5 GT.

Kebutuhan tersebut muncul untuk meningkatkan produktivitas harian. Petani berharap dukungan pemerintah segera terealisasi.

Dorongan Modernisasi Alat dan Infrastruktur

Wapres menilai petani masih memakai peralatan tradisional. Kondisi ini membuat produktivitas belum maksimal.

“Saya lihat tadi memang alat-alat yang digunakan masih sangat tradisional sekali. Jadi ini mungkin ke depan butuh alat-alat pengering, gudang, dan juga mungkin perlu dibutuhkan juga pabrik packaging di sini,” ungkapnya.

Ia menekankan perlunya fasilitas pascapanen. Fasilitas itu meliputi pengeringan, gudang, sortir, dan pengemasan.

Baca Juga :  Wawako Maigus Nasir Apresiasi Peran Strategis Aisyiyah
Hilirisasi dan Nilai Tambah Industri

Wapres juga menyoroti kualitas rumput laut Rote. Ia menyebut kandungan karaginan sangat tinggi. Ia menilai Indonesia sudah menjadi eksportir besar dunia. Namun, ia menegaskan pentingnya hilirisasi.

“Kalau kita sekarang sudah salah satu produsen dan eksportir rumput laut terbesar di dunia, tapi kita nggak boleh ngirim barang mentah terus. Jadi harus bisa diolah di sini Pak. Jadi ada hilirisasi rumput laut,” tegasnya.

Modernisasi Rantai Produksi

Wapres menekankan modernisasi dari hulu ke hilir. Ia menyebut bibit unggul perlu digunakan. Selain itu, alat produksi dan sampan harus diperbaiki. Fasilitas pascapanen juga harus dibangun.

“Yang sekarang sudah berjalan aja, masih tradisional ya, udah bagus seperti ini. Apalagi nanti kalau sudah ada modernisasi. Ada bibit unggul, sampannya kita perbaiki, alat-alatnya kita perbaiki. Untuk pascapanennya ada pengeringan, gudang, sortir, packing,” ujarnya.

Harapan Petani dan Penataan Bantuan

Kelompok ibu-ibu petani juga menyampaikan harapan bantuan modal usaha. Mereka meminta tali, bibit, dan sampan.

Wapres meminta pemerintah daerah melakukan pendataan lebih rinci. Ia menilai data akurat penting untuk penyaluran bantuan. Langkah ini bertujuan agar bantuan tepat sasaran. Selain itu, kebijakan ini dapat meningkatkan produksi petani.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi sejumlah pejabat daerah. Hadir Melki Laka Lena, Paulus Henuk dan Apremoi Dedelusy Dethan serta Jems Riwu. (*/BPMI Setwapres)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB