Ditjen PE2HU Gandeng OJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah Lewat Gerakan Menabung Haji Pelajar

Penulis -

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi OJK dengan Ditjen PE2HU di Kantor Kemenhaj, Rabu (8/7). (Foto: Kemenhaj)

Audiensi OJK dengan Ditjen PE2HU di Kantor Kemenhaj, Rabu (8/7). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui program Gerakan Menabung Haji Pelajar.

Inisiatif ini mendorong generasi muda mulai merencanakan keuangan sejak dini agar lebih siap mewujudkan cita-cita berhaji.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi OJK dengan Ditjen PE2HU yang berlangsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Rabu (8/7).

Pertemuan itu membahas langkah bersama untuk memperluas pemanfaatan tabungan haji syariah sekaligus mendukung pengembangan ekosistem ekonomi haji yang berkelanjutan.

Kolaborasi Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, menegaskan pembangunan ekosistem ekonomi haji memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, sinergi lintas sektor akan memperluas manfaat ekonomi penyelenggaraan ibadah haji bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

“Pengembangan ekosistem ekonomi haji tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga bagaimana seluruh sektor pendukungnya mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Karena itu, sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk OJK, menjadi penting untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai bagian dari pembangunan ekosistem ekonomi haji,” ujar Jaenal.

Ia menambahkan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah menjadi salah satu kunci agar masyarakat mampu mempersiapkan ibadah haji secara lebih terencana.

Edukasi yang berkelanjutan dinilai akan membantu masyarakat memahami pentingnya perencanaan keuangan sesuai kemampuan masing-masing.

“Perencanaan keuangan yang baik menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan ibadah haji. Kolaborasi antarpemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat edukasi keuangan syariah. Sehingga masyarakat semakin siap merencanakan ibadah haji sejak dini sesuai kemampuan dan perencanaan keuangannya,” jelasnya.

Baca Juga :  16 Jemaah Umrah Terkendala Tiket, Kemenhaj Siapkan Solusi Keberangkatan
Gerakan Menabung Haji untuk Pelajar

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Ismail Riyadi, memaparkan konsep Gerakan Menabung Haji Pelajar.

Program tersebut dirancang untuk membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak usia sekolah dengan menjadikan ibadah haji sebagai tujuan keuangan jangka panjang.

Program ini dikembangkan melalui kolaborasi antara Kementerian Haji dan Umrah, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), industri jasa keuangan syariah, lembaga pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya ialah memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan pelajar.

Ismail menilai pelajar merupakan kelompok strategis dalam membentuk perilaku keuangan yang sehat. Karena itu, dukungan berbagai pihak dibutuhkan agar implementasi program mampu menjangkau lebih banyak peserta.

“Gerakan Menabung Haji Pelajar diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Tetapi juga menumbuhkan budaya perencanaan keuangan sejak dini sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki kesiapan finansial untuk mewujudkan cita-cita berhaji,” kata Ismail.

Tindak Lanjut Kolaborasi

Sebagai tindak lanjut, Ditjen PE2HU dan OJK akan memperkuat koordinasi untuk menyusun langkah kolaboratif dalam menjalankan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah pada ekosistem haji.

Melalui sinergi tersebut, kedua lembaga berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan keuangan syariah, tumbuh budaya perencanaan keuangan sejak dini. Serta tercipta ekosistem ekonomi haji yang memberi nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung perekonomian nasional. (*)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB