Dorong Ekspor Mamin, Indonesia Perkuat Akses Pasar di SIAL Shanghai 2026

Penulis -

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri. (Foto: Kemendag)

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri. (Foto: Kemendag)

Shanghai, Javanusa—Dorongan peningkatan ekspor produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia kembali menguat dalam SIAL International de l’Alimentation (SIAL) Shanghai 2026.

Ajang ini berlangsung di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), Tiongkok, pada 18–20 Mei 2026.

Pemerintah Indonesia memanfaatkan pameran global ini untuk memperluas akses pasar dan memperkuat posisi produk unggulan. Langkah ini juga menghadapi persaingan ketat industri pangan internasional yang terus berkembang.

SIAL Shanghai Jadi Ruang Strategis Pelaku Usaha

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan peran penting SIAL Shanghai bagi pelaku usaha Indonesia.

Ia menyebut pameran ini membuka peluang perluasan jejaring bisnis dan pengenalan produk mamin ke pasar dunia. Pemerintah menilai keikutsertaan Indonesia bukan sekadar promosi, tetapi strategi nyata penguatan ekspor nasional.

“SIAL Shanghai bukan sekadar pameran, tetapi juga jembatan inovasi dan platform kolaborasi bagi industri mamin dunia,” ujar Wamendag Roro pada pembukaan SIAL Shanghai 2026, Senin (18/5).

Kontribusi Besar Industri Mamin terhadap Ekonomi

Roro menjelaskan industri makanan dan minuman menjadi sektor manufaktur terbesar di Indonesia. Sektor ini memberi kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional secara berkelanjutan.

Pada 2025, ekspor produk makanan olahan Indonesia mencapai USD 6,25 miliar ke berbagai negara tujuan. Amerika Serikat, Filipina, Malaysia, Tiongkok, dan Thailand menjadi pasar utama ekspor tersebut.

Peluang Besar dan Tantangan Standar Internasional

Roro menilai permintaan pasar Tiongkok membuka peluang besar bagi peningkatan ekspor Indonesia. Peluang ini mencakup bahan baku dan produk olahan industri makanan dan minuman. Namun, pelaku usaha harus memenuhi standar kualitas internasional secara konsisten.

“Keberhasilan perdagangan global tidak hanya ditentukan oleh kapasitas produksi dan potensi pasar, tetapi juga kualitas produk, keamanan pangan, serta kepatuhan terhadap standar internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Rumah di Kompleks Cendana Tarantang Terbakar, Kerugian Capai Rp800 Juta
Regulasi Ketat Impor Pangan Tiongkok

Ia menjelaskan Tiongkok menerapkan pengawasan impor pangan yang ketat melalui General Administration of Customs of China (GACC).

Aturan tersebut mencakup registrasi produsen, sertifikasi keamanan produk, pelabelan, dan sistem ketertelusuran produk. Hingga kini, 2.840 entitas usaha Indonesia telah terdaftar di GACC. Data ini menunjukkan produk Indonesia mampu memenuhi standar pasar global.

Skala Besar SIAL Shanghai 2026

SIAL Shanghai 2026 menghadirkan lebih dari 5.000 peserta pameran dari 125 negara. Pameran ini juga diperkirakan menarik sekitar 180 ribu pengunjung dari berbagai wilayah dunia. Ajang tersebut menjadi salah satu platform industri mamin terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Paviliun Indonesia Tampilkan Produk Unggulan

Paviliun Indonesia menempati Hall E3 pada penyelenggaraan tahun ini. Sebanyak 17 perusahaan Indonesia menampilkan berbagai produk unggulan.

Produk tersebut meliputi kopi, rempah-rempah, gula aren, kakao olahan, dan kacang-kacangan. Selain itu, turut dipamerkan produk turunan kelapa, biskuit, permen, dan makanan kemasan lainnya.

Dorongan Kemitraan dan Apresiasi Pemerintah

Wamendag Roro mengajak pelaku usaha dan delegasi internasional menjalin kemitraan bisnis dengan Indonesia. Ia menilai SIAL Shanghai 2026 menjadi ruang penting penguatan kerja sama perdagangan berkelanjutan. Usai pembukaan, Roro meresmikan Paviliun Indonesia di ajang tersebut.

Ia juga mengapresiasi Bank Indonesia dan Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia atas dukungan partisipasi. Paviliun Indonesia menampilkan produk berkualitas yang telah memenuhi standar internasional.

Transaksi dan Tema Paviliun Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Wamendag menyaksikan penandatanganan lima kesepakatan kerja sama bisnis.
Nilai transaksi kerja sama tersebut mencapai USD 3,55 juta.

Kesepakatan mencakup produk keripik pisang, abon ikan, abon tuna, sambal ikan, dan keripik tempe. Produk lain meliputi keripik buah, gula aren semut, gula aren mini cube, serta kopi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu

Paviliun Indonesia mengusung tema “Indonesian Coffee and Food: Rich in Flavor, Exceptional in Quality”. Tema ini menegaskan kualitas dan kekayaan produk kopi serta makanan olahan Indonesia di pasar global.

Antusiasme Pelaku Usaha Indonesia

Pelaku usaha CV Cahaya Kencana, Dian Ika, menyebut pengunjung menunjukkan antusiasme tinggi terhadap produk Indonesia. Ia menilai produk kerupuk yang ditawarkan sesuai dengan karakter pasar Tiongkok.

Pelaku usaha PT Sinar Terang Coconut, Muhammad Syahrafiuddin, juga menilai pameran ini memberi pengalaman berharga. Ia melihat peluang ekspor semakin terbuka luas di pasar Tiongkok yang besar.
Pameran ini juga memperluas wawasan dan jaringan bisnis internasional.

Delegasi yang Hadir

Sejumlah pejabat turut hadir dalam peresmian Paviliun Indonesia di SIAL Shanghai 2026. Di antaranya Konsul Jenderal RI Shanghai Berlianto Situngkir, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Miftah Farid, dan Bank Indonesia. Hadir pula Anastuty Kusumowardani dari Bank Indonesia serta Robby Wibisono dari KAPPI. (*/red)

Berita Terkait

Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Tampil di Belgia, Bawa Kriya Minang ke Panggung Eropa
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, 403 Wisatawan Hilang
Forum Internasional di Wina, Kementan Perkuat Jejaring Diagnostik Veteriner Indonesia
Fadly Amran Perkuat Kerja Sama dengan Foshan Polytechnic, Program Padang Juara Siapkan Dual Degree ke China
Kunjungan Balasan ke Tiongkok, Wali Kota Fadly Amran Perkuat Kerja Sama Pendidikan Padang-Guangdong
Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rasakan Kehangatan di Tanah Rantau
Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Silaturahmi Hangat dengan Diaspora Indonesia
Tiongkok Konsisten Bidik Produk Pertanian Indonesia, Ekspor Tembus Miliaran Dolar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru