Evi Yandri Serap Aspirasi SMAN 12 Padang, Banjir dan Fasilitas Sekolah Jadi Sorotan

Penulis -

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman saat reses perseorangan DPRD Sumbar di SMAN 12 Padang, Jumat (21/8/2026). (Foto: Ist)

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman saat reses perseorangan DPRD Sumbar di SMAN 12 Padang, Jumat (21/8/2026). (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Banjir berulang dan keterbatasan fasilitas mengganggu aktivitas belajar di SMAN 12 Padang, Nanggalo.

Kondisi itu menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan guru dan siswa kepada Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman.

Evi menerima langsung keluhan tersebut saat menjalankan reses perseorangan DPRD Sumbar masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025-2026, Jumat (21/8/2026).

SMAN 12 Padang Berulang Kali Terdampak Banjir

Guru dan siswa memaparkan sejumlah kebutuhan sekolah dalam pertemuan tersebut. Salah satunya penggantian meja, kursi, serta loker guru yang rusak akibat terendam banjir.

“Kami memerlukan meja dan kursi baru, Pak. Fasilitas yang lama sudah tidak layak pakai karena terendam lumpur saat banjir bandang kemarin,” ujar salah seorang guru.

Banjir pada November lalu meninggalkan material lumpur di sejumlah bagian lingkungan sekolah. Genangan juga merusak berbagai fasilitas yang menunjang kegiatan belajar mengajar.

Pihak sekolah mengapresiasi perhatian Evi Yandri terhadap kondisi tersebut. Sebelumnya, ia juga turun langsung meninjau sekolah ketika proses pembersihan lumpur pascabencana berlangsung.

“Saat pembersihan lumpur pascabencana, Pak Evi langsung datang meninjau ke sini. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian beliau. Tahun ini kami juga menerima bantuan laptop dari dana pokok pikiran (pokir) Pak Evi,” kata guru lainnya.

Kekhawatiran terhadap banjir pun belum berakhir. Pada 3 Agustus lalu, SMAN 12 Padang kembali terdampak banjir, meski genangan kali itu lebih cepat surut.

“Pak, mohon dicarikan solusi agar sekolah dan jalan akses ke sini tidak banjir lagi. Kami kesulitan untuk datang belajar,” keluh seorang siswa.

Air Bersih Juga Menjadi Persoalan

Selain ancaman banjir, ketersediaan air bersih menjadi persoalan lain yang perlu mendapat perhatian. Siswa menyebut air di sekolah terkadang keruh, berbau besi, bahkan tidak mengalir.

Baca Juga :  Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien

“Air sekolah keruh dan berbau besi. Bahkan kadang tidak ada air. Padahal sangat dibutuhkan untuk berwudu dan keperluan toilet,” ungkap seorang siswi.

Sekolah telah membangun empat sumur bor untuk memenuhi kebutuhan lebih dari seribu siswa dan guru. Kedalaman sumur tersebut mencapai sekitar 60 meter, tetapi kualitas airnya belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan.

“Kalau menggunakan layanan PDAM airnya jernih, tetapi alirannya sering mati sehingga tidak cukup memenuhi kebutuhan sekolah,” jelas seorang guru.

Lapangan Olahraga Terbatas, Akreditasi 2027 Jadi Perhatian

Keterbatasan fasilitas juga terjadi pada sektor olahraga. Sebagian lahan yang sebelumnya menjadi lapangan kini digunakan untuk pembangunan gedung baru.

Kondisi tersebut dikhawatirkan memengaruhi proses akreditasi sekolah yang akan berlangsung pada 2027. Sekolah menilai keberadaan lapangan olahraga yang layak menjadi salah satu kebutuhan penting.

“Tahun 2027 kami menghadapi penilaian akreditasi sekolah. Tanpa lapangan olahraga yang layak, nilai akreditasi kami terancam turun,” ujar guru olahraga.

Minimnya fasilitas membuat kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler tidak berjalan optimal. Siswa harus menyewa fasilitas di luar sekolah untuk kegiatan seperti futsal dan basket.

“Sewa lapangan futsal mencapai Rp200 ribu per jam. Kasihan siswa yang punya semangat tinggi untuk berolahraga,” tambahnya.

Selain lapangan, siswa juga menyampaikan kebutuhan peralatan untuk kegiatan ekstrakurikuler. Mereka berharap sekolah mendapat dukungan peralatan musik tradisional talempong serta tenda untuk kegiatan Palang Merah Remaja (PMR).

Evi Yandri Minta Sekolah Susun Master Plan

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Evi Yandri meminta sekolah menyusun perencanaan pembangunan secara terarah dan berkelanjutan.

“Harus ada master plan yang jelas. Jangan sampai saat kepala sekolah berganti, kebijakannya ikut berubah. Itu akan menyulitkan pembangunan,” tegas Evi.

Baca Juga :  Muhidi Dorong Perempuan Naik Kelas, UMKM Diminta Kuasai Digital dan Akses Permodalan

Ia menyatakan berbagai persoalan tersebut akan dibahas bersama Dinas Pendidikan Sumbar. Pembahasannya mencakup pemulihan fasilitas terdampak bencana, pengadaan mobiler, penyediaan lapangan olahraga, hingga pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Semua aspirasi ini akan kita komunikasikan dengan Dinas Pendidikan. Kita ingin kebutuhan sekolah dipetakan dengan jelas, kemudian diperjuangkan secara bertahap,” ujarnya.

Siswa Dukung Kelanjutan Program MBG

Dalam kesempatan yang sama, Evi Yandri juga meminta pandangan siswa mengenai keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para siswa menyatakan dukungan terhadap kelanjutan program tersebut. Namun, mereka meminta peningkatan kualitas makanan serta perhatian lebih besar terhadap kebersihan dan variasi menu.

“Kami ingin program ini lanjut, Pak. Namun kualitasnya harus diperbaiki. Menunya jangan telur terus-menerus, dan kebersihannya harus dijaga,” ujar seorang siswa.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumbar Mahyan, pengawas sekolah, serta Sekcam Nanggalo.

Bagi SMAN 12 Padang, reses Evi Yandri menjadi kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan sekolah secara langsung. Aspirasi yang muncul mencakup penanganan dampak banjir sekaligus peningkatan fasilitas agar lingkungan belajar lebih aman, sehat, dan mendukung kegiatan siswa. (*)

Berita Terkait

Muhidi Dorong Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak di Sumbar
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi, Kuasai Teknologi dan Berpikir Kritis
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Guru Fisika Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak
Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Jalan Fisika I dan II Limau Manis Selatam Diaspal, Warga Apresiasi Ketua DPRD Sumbar Muhidi
Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Doni Harsiva Yandra Ingatkan Pentingnya Mitigasi
Iqra Chissa Dorong Ketahanan Keluarga di Sumbar, Soroti Pola Asuh Anak di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru