Gubernur Mahyeldi Minta Apindo Bantu UMKM Sumbar Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Penulis -

Jumat, 24 April 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mahyeldi menyaksikan penandatanganan kerja sama program Apindo UMKM Merdeka. (Foto: ADPSB)

Gubernur Mahyeldi menyaksikan penandatanganan kerja sama program Apindo UMKM Merdeka. (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ikut memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar naik kelas.

Ia menekankan peningkatan kualitas produk sekaligus perluasan akses pasar.

Mahyeldi menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) DPP Apindo Sumbar di Padang, Kamis (23/4/2026).

“Bagaimana menjembatani UMKM yang jumlahnya banyak ini agar bisa masuk ke pasar yang lebih baik, naik kelas. Dukungan ini yang kita harapkan dari para pengusaha Apindo,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan pemerintah daerah dan dunia usaha perlu memperkuat sinergi untuk menjawab tantangan ekonomi daerah maupun nasional.

UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Sumbar

Mahyeldi menjelaskan struktur ekonomi Sumbar bertumpu kuat pada UMKM. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah UMKM meningkat dari sekitar 600 ribu menjadi lebih dari 740 ribu unit usaha.

Sekitar 99 persen pelaku usaha tersebut bergerak pada skala mikro. Selain itu, lebih dari 5.800 koperasi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pertumbuhan ini menjadi kekuatan sekaligus tantangan. Pemerintah dan pelaku usaha perlu mengelola sektor ini agar berkembang lebih produktif dan bernilai tambah tinggi.

Dorongan Akses Pasar dan Praktik Sukses UMKM

Mahyeldi mencontohkan sejumlah pengusaha sudah berhasil membawa produk UMKM Sumbar menembus pasar Malaysia. Mereka melakukan pembinaan, standarisasi produk, hingga distribusi.

Ia menilai model seperti ini perlu diperluas agar semakin banyak pelaku UMKM mendapatkan akses pasar internasional.

Potensi Komoditas Unggulan dan Tantangan Hilirisasi

Selain UMKM, Mahyeldi menyoroti komoditas unggulan Sumbar seperti kakao dan gambir yang memiliki daya saing global.

Namun, ia menilai pengelolaan komoditas tersebut masih perlu penguatan, terutama pada sektor hilirisasi.

Baca Juga :  Industri Manufaktur Indonesia Tumbuh Pesat, Ekspor dan Investasi Dorong Perekonomian

“Sebagian besar kebutuhan dunia berasal dari Sumbar, tetapi masih diekspor dalam bentuk mentah. Nilai tambahnya belum kita rasakan karena belum ada hilirisasi,” jelasnya.

Penandatanganan Kerja Sama Penguatan UMKM

Dalam rangkaian kegiatan, Gubernur Mahyeldi menyaksikan penandatanganan kerja sama program Apindo UMKM Merdeka.

Kerja sama itu melibatkan DPP Apindo Sumbar, Universitas Andalas, dan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar.

Mahyeldi berharap Rakerkonprov menghasilkan keputusan strategis yang mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan Rakerkonprov ini melahirkan keputusan-keputusan strategis bagi kemajuan ekonomi Sumatera Barat,” tutupnya.

Apindo Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Ketua DPN Apindo, Widjaja Kamdani, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.

Ia menegaskan Apindo akan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumbar melalui kolaborasi dengan pelaku usaha lokal.

“Kami siap berainergi bersama dengan pemerintah dan para pelaku UMKM lokal untuk menggerakkan perekonomian Sumbar,” ujarnya.

Ia menambahkan tiga fokus utama Apindo saat ini, yakni penurunan pengangguran, transformasi tenaga kerja dari informal ke formal, serta peningkatan investasi yang menciptakan lapangan kerja.

Rakerkonprov Apindo Angkat Tema Ekonomi Tangguh

Ketua DPP Apindo Sumbar, Rina Pangeran, menyampaikan Rakerkonprov mengangkat tema “Bangkit Bersama Membangun Ekonomi Sumatera Barat yang Tangguh dan Berkelanjutan.”

Ia menilai tema tersebut relevan dengan kondisi Sumbar yang masih menghadapi dampak bencana, namun tetap memiliki potensi ekonomi besar di berbagai sektor.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran DPN Apindo, Forkopimda Sumbar, kepala OPD, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. (*/adpsb)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terbaru