Gubernur Mahyeldi Resmikan Perubahan Nama RSUD Pariaman Jadi RSUD Prof. H. Muhammad Yamin

Penulis -

Kamis, 23 Januari 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meresmikan perubahan nama RSUD Pariaman menjadi RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, Kamis (23/1/2025). (Foto: Prokopim Padang)

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meresmikan perubahan nama RSUD Pariaman menjadi RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, Kamis (23/1/2025). (Foto: Prokopim Padang)

Pariaman, Javanusa—Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, meresmikan perubahan nama RSUD Pariaman menjadi RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, Kamis (23/1/2025).

Perubahan ini tidak hanya sekadar pergantian nama, tetapi juga menjadi wujud komitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Gubernur Mahyeldi menjelaskan, nama Prof. H. Muhammad Yamin dipilih sebagai penghormatan atas jasa besar beliau dalam sejarah bangsa.

Muhammad Yamin adalah tokoh nasional kelahiran Talawi, Sawahlunto, pada 22 Agustus 1903, yang dikenal sebagai konseptor Sumpah Pemuda, anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), dan perumus awal Pancasila. Pemikirannya menjadi landasan bagi Undang-Undang Dasar 1945.

“Kesehatan adalah pondasi penting dalam kehidupan. Dengan kesehatan yang baik, kita bisa membangun masyarakat dan bangsa yang lebih maju. Karena itu, keberadaan RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH menjadi sangat vital,” ujar Gubernur.

Gubernur Mahyeldi berharap, nama Muhammad Yamin bisa menginspirasi RSUD tersebut untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

RSUD Prof. H. Muhammad Yamin jangan hanya dikenal karena nama besarnya, tetapi juga karena pelayanannya yang unggul, modern, dan manusiawi.

“Nama besar Muhammad Yamin juga diharapkan memotivasi tenaga kesehatan dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung pengembangan rumah sakit ini. Perubahan nama ini, adalah awal dari langkah besar untuk menjadikan rumah sakit ini lebih baik di masa mendatang,” katanya lagi.

Selain perubahan nama, Gubernur Mahyeldi juga meresmikan beberapa fasilitas baru di RSUD tersebut, yakni Unit Transfusi Darah, Mushala Al-Amin, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Sementara itu, Direktur RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH, dr. Mutiara Islam, menyatakan bahwa perubahan nama ini membawa semangat baru bagi seluruh staf rumah sakit. Menurutnya, inovasi terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Targetkan Dua Emas, Plt Gubernur Audy Lepas Kontingen NPC Menuju Peparnas XVII Jateng

“Kami mengikuti visi dan misi Gubernur untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Dengan nama besar Prof. Muhammad Yamin, kami berharap bisa menjadi rumah sakit yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata dr. Mutiara Islam.

Ia juga menyebutkan beberapa program unggulan yang sudah diterapkan, seperti PPT (Pusat Pelayanan Terpadu) Seroja, untuk membantu korban kekerasan sosial, layanan jemput antar obat untuk pasien yang membutuhkan, hingga program Bank Sampah Sarang Udang, di mana sampah yang dapat diolah dijual sehingga menghasilkan pemasukan untuk rumah sakit.

“Kami ingin tidak hanya fokus pada pelayanan medis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dalam acara peresmian, Gubernur Mahyeldi juga menandatangani prasasti perubahan nama RSUD Pariaman menjadi RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH, bersama dengan fasilitas pendukung lainnya.

Ia berharap, kehadiran nama baru ini menjadi semangat bagi seluruh pihak untuk menjadikan RSUD tersebut sebagai pusat pelayanan kesehatan yang membanggakan.

“Semoga rumah sakit ini tidak hanya menjadi tempat penyembuhan penyakit fisik, tetapi juga memberikan kenyamanan dan kedamaian bagi setiap pasien yang datang. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk terus berinovasi dan melayani masyarakat dengan cinta kasih dan profesionalisme,” pungkas Gubernur. (*/adpsb)

Berita Terkait

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru