Harga Pangan Stabil, Inflasi Turun, Stok Beras Nasional Dipastikan Aman

Penulis -

Sabtu, 6 September 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Amran saat meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Palembang Jaya Km 5, Jumat (5/9/2025). (Foto: Dok. Kementan)

Menteri Pertanian Amran saat meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Palembang Jaya Km 5, Jumat (5/9/2025). (Foto: Dok. Kementan)

Palembang, Javanusa—Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan kondisi pangan nasional saat ini berada dalam tren positif.

Pemantauan langsung di Pasar Palembang Jaya Km 5, Sumatera Selatan, menunjukkan harga sejumlah komoditas utama relatif stabil, bahkan ada yang menurun. Situasi ini tercermin dari penurunan inflasi nasional dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen (year on year).

“Kami pantau bersama Pak Mendagri. Kami berkolaborasi untuk menstabilkan harga. Hasilnya, inflasi turun dari 2,37 menjadi 2,31 persen. Ini indikasi bahwa pangan kita mulai stabil,” kata Mentan Amran saat meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Palembang Jaya Km 5, Jumat (5/9/2025).

Pemerintah Dorong Stabilitas Harga dan Stok Beras

Amran menekankan pemerintah terus menjaga harga bahan pokok, terutama beras. Selain harga, ketersediaan pangan juga dipastikan mencukupi. Pemerintah bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah serta memperkuat distribusi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai daerah.

“Kita lakukan operasi pasar besar-besaran, menyiapkan 1,3 juta ton beras. Harga bahan pokok yang dijual GPM lebih terjangkau, dan ini terus kita dorong,” jelas Amran.

Produksi Padi Naik, Impor Beras Berkurang

Menurut Amran, capaian ini tidak terlepas dari peningkatan produksi dalam negeri. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras nasional naik lebih dari 3 juta ton dibanding periode sama tahun lalu.

Food and Agriculture Organization (FAO) bahkan memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton.

“Tahun lalu kita masih impor hampir 4 juta ton. Tahun ini, stok melimpah lebih dari 4 juta ton, sehingga kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi tanpa impor. Nilai Tukar Petani (NTP) juga naik ke angka 123, yang menunjukkan kesejahteraan petani semakin membaik,” ungkapnya.

Baca Juga :  GPM Padang: Beras, Gula, dan Minyak Dijual Lebih Murah
SPHP Dorong Inflasi Turun

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menambahkan, penurunan inflasi didorong langkah pemerintah menjaga stabilitas harga pangan. Ia menilai program SPHP berperan besar dalam meredam kenaikan harga beras.

“Beras SPHP ini bukan hanya murah, tapi juga berkualitas. Bulog menjual dengan harga terjangkau, sehingga sangat membantu masyarakat. Dengan SPHP yang digencarkan Bulog atas perintah Presiden dan Mentan, harga beras yang sempat naik bisa kembali turun, sementara harga yang stabil tetap terjaga,” tegas Tito. (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB