Hati-hati, Kebiasaan “Diam dan Mengalah” Bisa Jadi Sinyal Depresi

Penulis -

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang wanita tampak sedih dan termenung di dalam ruangan.(Foto: Pexels)

Seorang wanita tampak sedih dan termenung di dalam ruangan.(Foto: Pexels)

Javanusa.com—Depresi sering kali identik dengan rasa sedih berkepanjangan, kehilangan semangat hidup, atau menangis tanpa henti.

Padahal, tanda-tanda awal depresi tidak selalu muncul dalam bentuk yang jelas. Banyak orang justru mengalami gejala halus yang kerap dianggap sebagai bagian dari kepribadian atau kelelahan biasa.

Seseorang bisa saja tampak baik-baik saja di luar, tetapi perlahan kehilangan kemampuan untuk mengekspresikan diri, memahami keinginan pribadi, hingga merasa hidup berjalan tanpa arah.

Dikutip dari laman YourTango, berikut empat tanda depresi yang sering tidak disadari karena terasa “normal” dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mulai Kehilangan Pendapat tentang Banyak Hal

Sesekali merasa tidak punya pendapat memang wajar. Namun, jika hampir selalu memilih diam atau menyerahkan semua keputusan kepada orang lain, kondisi ini bisa menjadi sinyal emosional yang perlu diperhatikan.

Banyak orang menahan pendapat karena takut ditolak, takut memicu konflik, atau khawatir dianggap berbeda. Akibatnya, mereka memilih mengikuti keinginan orang lain demi menjaga kenyamanan hubungan.

Kebiasaan memendam opini dalam jangka panjang dapat membuat seseorang kehilangan koneksi dengan dirinya sendiri. Orang lain pun menjadi sulit memahami apa yang sebenarnya dirasakan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Australian & New Zealand Journal of Psychology pada 2024 menyebutkan bahwa kebiasaan “membungkam diri sendiri” memiliki kaitan erat dengan depresi pada berbagai kelompok usia dan budaya.

2. Tidak Lagi Peduli pada Hal yang Dulu Penting

Ucapan seperti “terserah” atau “aku nggak peduli” memang terdengar sederhana. Namun, jika kalimat itu terus muncul bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya penting, kondisi tersebut bisa menjadi tanda kelelahan emosional.

Sebagian orang memilih bersikap terlalu mengalah demi menghindari perdebatan atau menjaga hubungan tetap harmonis. Padahal, kebiasaan menekan keinginan pribadi dapat memicu konflik batin.

Baca Juga :  LDR dengan Pacar? Pertimbangkan 4 Hal Penting Ini Sebelum Memutuskan Bertahan atau Berpisah

Lama-kelamaan, seseorang bisa kehilangan kemampuan untuk mengenali apa yang benar-benar ia rasakan. Akibatnya, hidup terasa datar dan tidak lagi memiliki antusiasme terhadap hal-hal yang sebelumnya disukai.

Pekerja sosial klinis Carol Freund menjelaskan bahwa orang yang mengalami depresi sering kehilangan hubungan dengan “suara batin” mereka sendiri, sehingga sulit memahami kebutuhan emosional pribadi.

3. Bingung Menentukan Apa yang Diinginkan dalam Hidup

Kesulitan menentukan tujuan hidup atau merasa tidak tahu apa yang diinginkan juga dapat menjadi tanda depresi yang tersembunyi.

Kondisi ini sering berakar dari kebiasaan menekan perasaan sejak lama. Banyak orang takut dianggap egois, buruk, atau mengecewakan orang lain ketika mengungkapkan keinginan pribadi. Akibatnya, mereka memilih memendam harapan dan kebutuhan diri sendiri.

Penelitian dari Stanford Medicine pada 2023 menemukan bahwa sebagian penderita depresi mengalami penurunan aktivitas pada area otak yang berperan dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan penentuan tujuan.

Ketika fungsi tersebut melemah, seseorang bisa merasa kehilangan arah dan kesulitan membayangkan masa depan yang diinginkan.

4. Merasa Semua Hal Tidak Memiliki Makna

Tanda lain yang sering muncul adalah perasaan bahwa hidup berjalan begitu saja tanpa tujuan jelas. Aktivitas sehari-hari tetap dilakukan, tetapi terasa seperti rutinitas kosong.

Beberapa orang menggambarkan kondisi ini seperti hidup dengan “mode otomatis”, menjalani hari tanpa benar-benar menikmati atau merasakan makna dari apa yang dilakukan.

Peneliti yang mewawancarai remaja dengan depresi menemukan bahwa banyak dari mereka merasa hanya “menjalani rutinitas” tanpa keterlibatan emosional yang nyata.

Perasaan hampa berkepanjangan dapat menjadi pertanda bahwa seseorang mulai kehilangan hubungan dengan kebutuhan emosional dan tujuan hidupnya sendiri.

Pentingnya Mengenali dan Mengekspresikan Emosi

Komunikasi bukan hanya soal berbicara dengan orang lain, tetapi juga kemampuan memahami serta mengekspresikan perasaan diri sendiri.

Baca Juga :  10 Cara Mencegah Kurap di Selangkangan agar Tidak Mudah Menular dan Kambuh

Ketika seseorang terus menekan emosi, keinginan, dan pendapat pribadi, tekanan psikologis dapat menumpuk tanpa disadari. Karena itu, mengenali perubahan kecil dalam diri menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi mental memburuk.

Jika gejala mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga profesional kesehatan mental dapat membantu menemukan dukungan yang tepat. (*/red)

Berita Terkait

Perkuat Pariwisata Kesehatan Sumbar, Fadly Amran Dorong Digitalisasi Herbal
Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru