Inovasi Mahasiswa UNS: Burger TemCi Olahan Tempe dan Kentang Kleci Tembus 700 Porsi

Penulis -

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burger TemCi olahan tempe dan kentang kleci. (Foto: Kemendag)

Burger TemCi olahan tempe dan kentang kleci. (Foto: Kemendag)

Surakarta, Javanusa—Di tengah hiruk-pikuk Campuspreneur Expo pada 1—2 April 2026, sebuah stan sederhana menarik perhatian pengunjung dengan aroma khas dan konsep berbeda.

Stan itu menawarkan Burger TemCi, produk kuliner yang tidak hanya menghadirkan rasa, tetapi juga mengusung misi meningkatkan nilai bahan pangan lokal.

Burger TemCi merupakan singkatan dari tempe dan kentang kleci. Produk ini lahir dari kegelisahan Dinda Feta Falestri, mahasiswi Agribisnis Universitas Sebelas Maret (UNS), terhadap rendahnya nilai ekonomi hasil pertanian, khususnya kentang kleci di Boyolali.

Potensi Kentang Kleci yang Terabaikan

Selama ini, petani umumnya menjual kentang kleci dalam bentuk rebusan sederhana dengan harga terbatas. Padahal, komoditas khas Boyolali ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tinggi.

“Saya melihat langsung bagaimana biasanya petani menjual kentang dalam bentuk rebus saja sehingga nilai jualnya masih terbatas. Padahal kalau diolah, nilainya bisa lebih tinggi,” ujar Dinda.

Melalui riset mandiri, Dinda menemukan kentang kleci memiliki tekstur unik, tidak lembek, kadar air rendah, serta rasa cenderung manis. Selain itu, kentang ini kaya antioksidan dan berpotensi membantu mencegah anemia serta hipertensi.

Kolaborasi dan Proses Pengembangan

Dinda mengembangkan usaha ini bersama rekan sesama mahasiswa, Anggita, dan anggota tim lainnya. Mereka memadukan tempe sebagai sumber protein dengan kentang kleci sebagai karbohidrat untuk menghasilkan menu bergizi seimbang.

Dalam waktu sekitar enam bulan, Burger TemCi terjual lebih dari 700 porsi. Tim memasarkan produk secara bertahap, mulai dari penitipan di lingkungan kampus hingga sistem pre-order.

Namun, proses tersebut tidak selalu berjalan mulus. Dinda dan tim menghadapi tantangan dalam membagi waktu di tengah jadwal perkuliahan yang padat. Meski demikian, mereka tetap menjaga kualitas produksi sambil mengembangkan usaha secara bertahap.

Baca Juga :  ICP Februari 2026 Naik Jadi USD68,79 per Barel, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Penurunan Produksi Global
Dukungan Program dan Ekspansi Usaha

Upaya tim Burger TemCi mendapat apresiasi melalui pendanaan dan pembinaan dari Program Wirausaha Baru Mahasiswa (WIBAWA) UNS. Selain itu, mereka mengikuti seleksi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) untuk memperluas peluang usaha.

Pengalaman tersebut membawa mereka ke Program Campuspreneur yang diinisiasi Kementerian Perdagangan.

Program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari pengembangan produk hingga strategi pemasaran dan jejaring bisnis.

Respons Pasar dan Harapan ke Depan

Keikutsertaan dalam Campuspreneur Expo menjadi momentum bagi Burger TemCi untuk memperkenalkan produk sekaligus menguji respons pasar secara langsung. Tim memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas jaringan dan memperkuat strategi bisnis.

“Harapannya, Burger TemCi bisa terus berjalan dan dikenal lebih luas. Kami juga bisa menambah jejaring dan bertemu dengan banyak wirausaha muda dari kampus lain,” kata Anggita.

Burger TemCi menunjukkan bahan pangan sederhana dapat bertransformasi menjadi produk inovatif dan kompetitif. Inisiatif ini sekaligus membuka perspektif baru terhadap potensi lokal yang selama ini kerap terabaikan. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB