Investasi Kota Padang Triwulan I 2026 Tembus Rp643,6 Miliar, Sektor Jasa Dominasi Pertumbuhan

Penulis -

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mal Pelayanan Publik Padang di Plaza Andalas. (Foto: Diskominfo Padang)

Mal Pelayanan Publik Padang di Plaza Andalas. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Investasi di Kota Padang pada awal 2026 menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat.

Sepanjang Triwulan I tahun ini, nilai realisasi investasi tercatat mencapai Rp643,6 miliar.

Capaian tersebut menandakan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di ibu kota Sumatra Barat itu.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang, total investasi yang masuk hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp643.629.798.126.

Dari jumlah itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi dengan nilai sekitar Rp524 miliar. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang sekitar Rp119 miliar.

Sektor Jasa Jadi Penopang Utama Investasi

Kepala DPMPTSP Kota Padang, Fauzan Ibnovi, mengatakan investasi yang masuk ke Kota Padang saat ini masih didominasi sektor jasa dan layanan. Menurutnya, sektor tersebut menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi perkotaan.

“Kontribusi sektor tersier mencapai 96,24 persen dari total investasi yang masuk ke Kota Padang,” ujar Fauzan, Kamis (28/5/2026).

Sementara itu, sektor sekunder memberikan kontribusi sebesar 4,66 persen dan sektor primer hanya 0,11 persen.

Fauzan menjelaskan, aliran investasi terbesar berasal dari sektor konstruksi, transportasi, pergudangan, telekomunikasi, hotel, restoran, serta berbagai usaha jasa dan perdagangan lainnya.

Dominasi sektor jasa menunjukkan posisi Kota Padang yang semakin kuat sebagai pusat perdagangan dan layanan di Sumbar.

Selain itu, kondisi tersebut juga mencerminkan meningkatnya ketertarikan investor terhadap sektor penunjang pertumbuhan kawasan perkotaan.

Pertumbuhan Usaha Mikro Ikut Menguat

Tidak hanya investasi berskala besar, geliat ekonomi masyarakat juga terlihat dari pertumbuhan usaha mikro.

Hingga April 2026, DPMPTSP Kota Padang telah menerbitkan sebanyak 1.548 Nomor Induk Berusaha (NIB). Mayoritas NIB tersebut berasal dari usaha mikro perorangan dengan kategori risiko rendah.

Baca Juga :  Pemko Padang Beri Penghargaan ke BPJS Kesehatan sebagai Tenant Terbaik MPP Padang 2024

Kecamatan Koto Tangah menjadi wilayah dengan jumlah penerbitan NIB terbanyak, yakni mencapai 392 NIB. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Kuranji sebanyak 232 NIB dan Kecamatan Lubuk Begalung dengan 156 NIB.

Jenis usaha yang paling banyak berkembang masih didominasi perdagangan eceran tradisional dan usaha kuliner skala kecil. Fauzan menilai sektor tersebut tetap menjadi penopang utama perputaran ekonomi masyarakat.

“Usaha kuliner dan perdagangan tradisional masih menjadi sektor yang paling banyak diminati masyarakat,” katanya.

Menurut Fauzan, pertumbuhan investasi dan usaha mikro menunjukkan ekonomi Kota Padang berkembang secara simultan, baik melalui investasi besar maupun penguatan ekonomi masyarakat.

Pemko Padang Perkuat Pelayanan Perizinan

Untuk menjaga tren positif tersebut, Pemerintah Kota Padang terus meningkatkan kualitas pelayanan investasi dan perizinan melalui sistem layanan terpadu di Mal Pelayanan Publik (MPP).

Pemko Padang berharap kemudahan proses perizinan dapat mempercepat legalitas usaha sekaligus menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modal di daerah itu.

Langkah tersebut juga sejalan dengan Program Unggulan “Padang Melayani” yang menempatkan pelayanan publik dan kemudahan berusaha sebagai prioritas utama.

“Semakin baik layanan perizinan yang diberikan, maka peluang masuknya investasi baru ke Kota Padang juga akan semakin besar,” ujar Fauzan.

Pemko Padang optimistis tren investasi yang terus meningkat dapat memberikan dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Kondisi itu diharapkan mampu mendorong pembukaan lapangan kerja dan meningkatkan aktivitas usaha masyarakat. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:27 WIB

PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata

Berita Terbaru