Jangan Langsung Minum Teh Setelah Makan! Bisa Menghambat Penyerapan Zat Besi, Ini Waktu Terbaik Mengonsumsinya

Penulis -

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang wanita sedang menikmati secangkir teh hangat. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi seorang wanita sedang menikmati secangkir teh hangat. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Kebiasaan minum teh setelah makan memang terasa menyegarkan. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan kebiasaan tersebut berpotensi mengurangi penyerapan zat besi dan protein, dua nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan.

Teh dikenal sebagai salah satu minuman yang kaya antioksidan dan telah lama menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, terutama di Asia.

Kandungan antioksidannya membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus mendukung proses regenerasi sel.

Selain itu, teh mengandung kafein dalam jumlah lebih rendah dibandingkan kopi sehingga dapat membantu meningkatkan kewaspadaan.

Beberapa jenis teh herbal, seperti teh chamomile dan teh hijau, juga dipercaya mendukung kesehatan sistem pencernaan.

Berbagai penelitian bahkan mengaitkan konsumsi teh secara rutin dengan penurunan risiko sejumlah penyakit, mulai dari kanker, hipertensi, penyakit hati, serangan jantung, hingga stroke. Minuman ini juga kerap dikonsumsi sebagai bagian dari program pengendalian berat badan.

Mengapa Minum Teh Setelah Makan Tidak Dianjurkan?

Di balik manfaatnya, waktu mengonsumsi teh ternyata berpengaruh terhadap proses penyerapan nutrisi.

Saat selesai makan, sistem pencernaan bekerja menyerap protein, zat besi, dan berbagai nutrisi lain dari makanan. Penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutritional Biochemistry menunjukkan bahwa kandungan asam tanin dan polifenol dalam teh dapat menghambat proses tersebut.

Kedua senyawa itu mampu berikatan dengan protein dan zat besi di dalam usus sebelum nutrisi tersebut diserap tubuh. Akibatnya, jumlah zat gizi yang berhasil dimanfaatkan tubuh menjadi berkurang.

Padahal, protein berperan penting dalam pembentukan jaringan dan sel tubuh, menjaga daya tahan tubuh, serta menjadi sumber energi. Sementara itu, zat besi dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Baca Juga :  Liga 3 Nasional, PSPP Padang Panjang Gagal Melaju
Penelitian Lain Menguatkan Temuan

Hasil serupa juga dilaporkan dalam jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition.

Penelitian tersebut menemukan bahwa mengonsumsi teh saat makan atau segera setelah makan membuat tanin dan polifenol langsung berikatan dengan protein dan zat besi yang berasal dari makanan. Kondisi ini mengurangi kemampuan tubuh menyerap kedua nutrisi tersebut.

Karena itu, orang yang mengalami kekurangan zat besi atau menderita anemia disarankan menghindari kebiasaan minum teh bersamaan dengan makan maupun sesaat setelah makan.

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh?

Bagi pencinta teh, bukan berarti minuman ini harus dihindari. Yang perlu diperhatikan adalah waktu konsumsinya.

Jika ingin menikmati teh setelah makan, sebaiknya beri jeda sekitar 30 menit hingga satu jam. Pilihan yang lebih baik adalah teh hijau karena dinilai lebih ramah terhadap proses penyerapan zat besi dibandingkan teh hitam. Jumlah konsumsi juga sebaiknya dibatasi, cukup sekitar satu cangkir setelah makan.

Waktu yang dianggap paling ideal untuk minum teh adalah sekitar satu jam sebelum makan atau di sela-sela waktu makan ketika proses penyerapan nutrisi dari makanan sebelumnya telah selesai.

Selain itu, hindari minum teh menjelang tidur. Kandungan kafein di dalamnya dapat mengganggu kualitas tidur. Sementara sistem pencernaan pada malam hari bekerja lebih lambat sehingga tubuh kurang optimal dalam mengolah berbagai kandungan nutrisi di dalam teh. (*/red)

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB