Javanusa.com—Memilih ukuran bra tidak cukup hanya melihat angka pada label. Mengukur lingkar bawah payudara dan ukuran cup dengan benar menjadi langkah penting agar bra terasa nyaman, menopang payudara secara optimal, serta tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Setiap perempuan memiliki bentuk dan ukuran payudara yang berbeda. Selain itu, ukuran payudara juga dapat berubah seiring bertambahnya usia, perubahan berat badan, kehamilan, maupun faktor hormonal.
Karena itu, mengetahui ukuran bra yang sesuai sangat penting sebelum membeli. Bra yang terlalu sempit dapat menimbulkan rasa sesak, sedangkan ukuran yang terlalu longgar membuat penyangga payudara tidak bekerja secara maksimal.
Dalam menentukan ukuran bra, ada dua hal utama yang perlu diperhatikan, yaitu lingkar bawah payudara (under bust) dan ukuran cup.
1. Ukur Lingkar Bawah Payudara (Under Bust)
Langkah pertama adalah mengukur lingkar bawah payudara menggunakan meteran kain. Letakkan meteran tepat di bawah payudara hingga mengelilingi punggung. Pastikan meteran berada dalam posisi rata dan tidak terlalu longgar maupun terlalu ketat.
Hasil pengukuran biasanya dibulatkan ke angka terdekat. Misalnya, jika hasilnya 33,8 inci, maka dapat dibulatkan menjadi 34 inci.
Sebagai acuan, berikut panduan ukuran lingkar bawah payudara:
-
- 63–67 cm = ukuran bra 30
- 68–72 cm = ukuran bra 32
- 73–77 cm = ukuran bra 34
- 78–82 cm = ukuran bra 36
- 83–87 cm = ukuran bra 38
- 88–92 cm = ukuran bra 40
2. Cara Menghitung Ukuran Cup Bra
Setelah memperoleh ukuran under bust, langkah berikutnya adalah mengukur lingkar dada atau top bust.
Posisikan meteran mengelilingi bagian dada yang paling menonjol atau sejajar dengan puting. Setelah itu, hitung selisih antara ukuran top bust dan under bust untuk mengetahui ukuran cup.
Sebagai contoh, jika ukuran top bust adalah 34 inci dan under bust 32 inci, maka selisihnya 2 inci. Nilai tersebut menjadi dasar penentuan ukuran cup.
Panduan ukuran cup berdasarkan selisih pengukuran adalah sebagai berikut:
-
- Kurang dari 2,5 cm = Cup AA
- 2,5 cm = Cup A
- 5 cm = Cup B
- 7,5 cm = Cup C
- 10 cm = Cup D
- 12,5 cm = Cup DD
Perhatikan Tanda Bra Tidak Pas
Selain mengukur dengan benar, perhatikan juga bagaimana bra terasa saat dikenakan.
Jika muncul lipatan lemak yang menonjol di sekitar bra, kemungkinan ukurannya terlalu sempit. Sebaliknya, bila cup menganga atau tidak menempel pada payudara, ukuran yang dipilih bisa terlalu besar.
Dalam kondisi bra terasa terlalu ketat, memilih ukuran satu tingkat lebih besar dapat menjadi solusi agar lebih nyaman sekaligus membantu menutupi lipatan lemak.
Dengan mengetahui cara mengukur ukuran bra secara tepat, Anda dapat memilih bra yang lebih nyaman dipakai dan memberikan penyangga yang sesuai.
Pengukuran sederhana ini juga membantu mengurangi risiko salah memilih ukuran saat berbelanja, baik secara langsung maupun melalui toko online. (*)






