Jelang Penataan Pantai Padang dan Kota Tua Muaro, Dispar Padang Sosialisasi ke PKL

Penulis -

Senin, 22 Juni 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dispar Padang bersama unsur Kecamatan Padang Barat dan Lurah membagikan surat pemberitahuan penataan kawasan Pantai Padang dan Kota Tua Muaro kepada PKL. (Foto: Dispar Padang)

Dispar Padang bersama unsur Kecamatan Padang Barat dan Lurah membagikan surat pemberitahuan penataan kawasan Pantai Padang dan Kota Tua Muaro kepada PKL. (Foto: Dispar Padang)

Padang, Javanusa—Pemko Padang segera memulai penataan besar-besaran di dua destinasi unggulan, yakni Pantai Padang dan kawasan Kota Tua Muaro.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperkuat daya saing pariwisata daerah.

Menjelang dimulainya pekerjaan fisik, Dinas Pariwisata Kota Padang turun langsung menyampaikan informasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di area terdampak pembangunan.

Sosialisasi dilakukan melalui pembagian surat pemberitahuan resmi agar seluruh pihak memahami tahapan pembangunan yang akan berlangsung.

PKL Diminta Menyesuaikan Aktivitas Usaha

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang melalui Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata, Zahirwan, mengatakan pemerintah sengaja memilih pendekatan langsung kepada masyarakat. Langkah tersebut agar para pelaku usaha tidak mengalami kendala saat pekerjaan dimulai.

“Pengerjaan proyek ini dijadwalkan akan dimulai pada akhir Juni hingga Desember 2026. Karena itu, kami bersama unsur kecamatan, kelurahan, dan Dubalang turun langsung menemui dunsanak kita para pedagang. Kami ingin memastikan informasi ini tersampaikan dengan baik, jelas, dan mengedepankan pendekatan kekeluargaan,” ujar Zahirwan.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pariwisata menggandeng berbagai unsur wilayah. Kecamatan Padang Barat, pihak kelurahan setempat, serta Dubalang ikut mendampingi proses sosialisasi kepada para pedagang yang berada di sekitar lokasi proyek.

Kawasan Pantai Padang dan Muaro Akan Ditata

Berdasarkan surat pemberitahuan yang dibagikan kepada pedagang, proyek tersebut mencakup penataan taman, pelataran parkir, dan rehabilitasi trotoar di sepanjang kawasan Pantai Padang.

Pekerjaan akan berlangsung dari area Masjid Al-Hakim hingga Tugu Elo Pukek. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan peningkatan jalan di kawasan Muaro atau Kota Tua yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Padang.

Baca Juga :  Spring Airlines Buka Rute Guangzhou dan Shenzhen-Jakarta, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan Tiongkok

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan terciptanya kawasan wisata yang lebih tertata, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki. Penataan juga diharapkan mampu meningkatkan nilai estetika kawasan sehingga menarik lebih banyak wisatawan.

Pemerintah Minta Dukungan Pedagang

Pemko Padang mengimbau seluruh PKL yang berada di zona pembangunan untuk segera menyesuaikan aktivitas usahanya.

Pedagang diminta tidak berjualan di area proyek serta memindahkan seluruh sarana dan perlengkapan usaha sebelum alat berat mulai beroperasi.

“Kami sangat memohon pengertian dan kerja sama dari seluruh pedagang. Langkah pengosongan ini semata-mata demi keselamatan pedagang itu sendiri dan kelancaran pembangunan. Jika kawasan ini nantinya menjadi lebih rapi, ramah pejalan kaki, dan estetik, tentu yang akan memanen hasilnya berupa lonjakan kunjungan wisatawan adalah masyarakat Kota Padang juga,” kata Zahirwan.

Pemerintah menegaskan pemberitahuan tersebut berlaku sejak diterbitkan hingga seluruh pekerjaan fisik selesai. Masyarakat diharapkan mematuhi ketentuan yang telah disampaikan guna menjaga ketertiban dan mendukung kelancaran proyek.

Apabila imbauan tersebut tidak dipatuhi, pemerintah akan mengambil langkah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan daerah yang berlaku.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, unsur kewilayahan, dan Dubalang menjadi bagian penting dalam proses pembangunan ini.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa modernisasi kawasan wisata dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Bidik Pasar Wisata Baru Sumbar Lewat AITTA Travel Mart 2026
Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Kembali Beroperasi, Kemenpar Bidik 1 Juta Wisatawan Tiongkok
Jaga Daya Tarik Wisata Batu Malin Kundang, Pemko Padang Bersihkan Pantai Air Manis
Kemenpar Promosikan Wisata Wellness dan Kuliner Yogyakarta ke Agen Perjalanan Singapura
MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Pariwisata Indonesia Tumbuh hingga Agustus 2026, Kunjungan Wisman Tembus 10,58 Juta
Indonesia Jadi Kantor Pusat Sekretariat Regional ASEAN MRA-TP, Apa Manfaatnya bagi SDM Pariwisata?
WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB