Kemenkop Gandeng BNSP Sertifikasi 30 Ribu Manajer KDKMP untuk Perkuat Ekonomi Desa

Penulis -

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Naskah Skema Sertifikasi Okupasi Manajer dan Bendahara KDKMP di Jakarta, Jumat (8/5). (Foto: Humas Kemenkop)

Penandatanganan Naskah Skema Sertifikasi Okupasi Manajer dan Bendahara KDKMP di Jakarta, Jumat (8/5). (Foto: Humas Kemenkop)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menyiapkan manajer dan bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang kompeten dan profesional.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Skema Sertifikasi Okupasi Manajer dan Bendahara KDKMP di Jakarta, Jumat (8/5).

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan, langkah tersebut menjadi tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDKMP.

Menurut Ferry, penguatan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar operasional KDKMP berjalan optimal saat mulai beroperasi dalam waktu dekat.

Sertifikasi untuk Perkuat Kompetensi Pengelola Koperasi

Ferry menegaskan, Kemenkop bersama BNSP ingin memastikan para manajer dan bendahara KDKMP memperoleh pendampingan dan pembinaan yang terukur.

“Kami berharap KDKMP yang dalam waktu dekat akan beroperasi, Kemenkop bersama BNSP merasa perlu memastikan para manajer dan bendahara benar-benar didampingi serta dibina melalui penerbitan sertifikat jabatan tersebut,” ujar Ferry usai menyaksikan penandatanganan naskah kerja sama.

Naskah skema sertifikasi itu ditandatangani Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari bersama Kepala BNSP Syamsu Bahri.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, serta jajaran pejabat tinggi madya Kemenkop dan BNSP turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kemenkop Siapkan Pendidikan Terintegrasi

Kemenkop akan memberikan pendidikan sertifikasi profesi kepada 30 ribu manajer KDKMP. Setelah itu, pemerintah melanjutkan pembekalan terintegrasi bagi bendahara KDKMP.

Pemerintah berharap keberadaan manajer dan bendahara yang memiliki sertifikasi kompetensi mampu memperbesar peluang bisnis koperasi tumbuh dan berkembang.

Selain itu, pengelola koperasi juga diharapkan memahami karakter usaha yang dijalankan serta bertanggung jawab terhadap operasional koperasi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: MBG dan KDKMP Bangkitkan Ekonomi Rakyat dari Desa

“Diharapkan manajer, dan nanti bendahara, mampu memahami karakteristik usaha koperasi serta memiliki tanggung jawab untuk memastikan usaha koperasi berjalan baik,” katanya.

Sertifikasi Jadi Standar Nasional Pengelolaan Koperasi

Skema sertifikasi tersebut menjadi standar nasional dalam pengelolaan koperasi. Materinya mencakup kompetensi manajerial, operasional usaha, pengelolaan keuangan, pemasaran, hingga tata kelola koperasi.

Kemenkop menilai sertifikasi tidak sekadar formalitas administratif. Sertifikasi juga menjadi jaminan bahwa pengelola koperasi memiliki kompetensi yang terukur, teruji, dan berkelanjutan.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menambahkan, manajer KDKMP tidak cukup hanya siap bekerja. Mereka juga harus memiliki kemampuan yang memadai.

Karena itu, pemerintah akan menggelar pelatihan terstruktur selama 15 hari atau 90 jam pelajaran di Komando Latihan Kementerian Pertahanan.

“Saat ini tahapannya rekrutmen. Setelah itu akan ada pendidikan sekitar 1,5 bulan, termasuk pendidikan kebangsaan dan sertifikasi kompetensi untuk menyiapkan manajer profesional karena KDKMP diarahkan menjadi pusat ekonomi masyarakat,” ujar Farida.

BNSP Pastikan Standar Kompetensi SDM Koperasi

Kepala BNSP Syamsu Bahri menyatakan kolaborasi dengan Kemenkop menjadi langkah awal untuk menciptakan SDM koperasi yang profesional dan bertanggung jawab.

Menurutnya, seluruh tahapan pendidikan kompetensi akan berjalan bertahap dengan mengacu pada standar baku yang telah ditetapkan.

“Melalui kerja sama ini, kami menyiapkan skema untuk melahirkan manajer yang kompeten sesuai standar sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik,” kata Syamsu. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB