Kemenpar Siapkan Revalidasi UNESCO Global Geopark 2026, Target 17 Geopark Berstatus Global pada 2029

Penulis -

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenpar siapkan proses revalidasi dan validasi UNESCO Global Geopark (UGGp) tahun 2026. (Foto: Kemenpar)

Kemenpar siapkan proses revalidasi dan validasi UNESCO Global Geopark (UGGp) tahun 2026. (Foto: Kemenpar)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong pengelola geopark dan pemerintah daerah memperkuat persiapan menghadapi proses revalidasi dan validasi UNESCO Global Geopark (UGGp) tahun 2026.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan proses tersebut menjadi tahapan penting dalam memastikan pengelolaan geopark di Indonesia tetap memenuhi standar yang ditetapkan UNESCO.

“Geopark merupakan ekosistem yang menjaga keseimbangan antara konservasi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab,” ujar Widiyanti dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Menurut dia, geopark memiliki tiga fungsi utama dalam pengembangan pariwisata nasional, yakni sebagai destinasi wisata berbasis alam dan ilmu pengetahuan, penggerak ekonomi masyarakat lokal, serta model pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Kemenpar menilai pengembangan geopark sejalan dengan arah kebijakan pembangunan pariwisata yang menekankan kualitas destinasi dan keberlanjutan lingkungan.

Proses revalidasi juga dipandang sebagai evaluasi terhadap tata kelola kawasan geopark, efektivitas program, serta kolaborasi lintas sektor yang telah dijalankan.

Widiyanti menambahkan, status UNESCO Global Geopark tidak hanya menjadi pengakuan internasional, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam menjaga warisan geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan Indonesia memiliki 17 UNESCO Global Geopark pada 2029 sebagai bagian dari penguatan destinasi wisata berbasis alam.

Sebagai bagian dari persiapan, Kementerian Pariwisata menggelar rapat koordinasi persiapan revalidasi UGGp dan validasi Aspiring UGGp secara daring pada Kamis (5/3/2026).

Rapat tersebut membahas pembagian peran, penyusunan lini masa kerja, serta penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan.

Dalam proses validasi tahun ini, dua kawasan yang tengah diajukan untuk memperoleh pengakuan UNESCO adalah Geopark Bojonegoro dan Geopark Ranah Minang Silokek.

Kemenpar berharap proses evaluasi dapat berjalan optimal sehingga geopark yang telah terdaftar dapat mempertahankan status green card, sekaligus membuka peluang bagi geopark baru untuk masuk dalam jaringan UNESCO Global Geoparks. (*/red)

Baca Juga :  2.700 Kasus TBC Ditemukan di Padang, Wamenkes Dorong Skrining Kontak Erat

Berita Terkait

WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan
WITF 2026 Kembali Digelar, Perluas Akses Pariwisata Indonesia ke Pasar Global
Dari Raja Ampat hingga Labuan Bajo, Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari di Monako
Kemenpar Bidik Wisatawan Jepang lewat Tourism Expo Japan 2026
47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Michelin Keys 2026, Kemenpar Sebut Rekor Baru
Percepat Revitalisasi Kota Tua, Fadly Amran Minta Pendataan Bangunan Segera Dituntaskan
PKL Batang Arau Akan Ditata, Pemko Padang Siapkan Sentra Kuliner

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru