Kemenperin Perkuat Kompetensi IKM Service Handphone, Bidik Peluang Besar dari Lonjakan Pengguna Smartphone

Penulis -

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenperin menggelar Pendampingan Teknis Sertifikasi IKM Service HP di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (Foto: Kemenperin)

Kemenperin menggelar Pendampingan Teknis Sertifikasi IKM Service HP di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Meningkatnya penggunaan smartphone di Indonesia membuka peluang besar bagi usaha jasa service handphone.

Melihat potensi tersebut, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat kompetensi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) melalui program pendampingan teknis dan sertifikasi agar mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi digital.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, SDM yang kompeten menjadi fondasi penting dalam menciptakan industri yang produktif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha.

“Seiring meningkatnya penggunaan perangkat handphone dan telekomunikasi, kebutuhan terhadap layanan perawatan dan perbaikan juga terus bertumbuh. Kondisi ini menjadi peluang besar bagi IKM jasa service handphone, namun harus didukung oleh SDM yang memiliki kompetensi sesuai standar,” ujar Agus dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (31/7).

Pengguna Internet Tembus 229 Juta Orang

Prospek bisnis jasa service handphone semakin terbuka lebar. Berdasarkan Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2025, penetrasi internet nasional telah mencapai sekitar 80 persen dari total penduduk atau lebih dari 229 juta pengguna.

Mayoritas masyarakat mengakses internet menggunakan smartphone. Kondisi tersebut membuat kebutuhan layanan perbaikan perangkat seluler diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

Menjawab peluang itu, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) melalui Direktorat IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut (LMEA) menggelar Pendampingan Teknis Sertifikasi IKM Service HP di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada 21 Juli 2026.

Program tersebut melibatkan 12 pelaku IKM jasa service handphone sebagai peserta.

Brebes Dinilai Memiliki Potensi Besar

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita, menilai Kabupaten Brebes memiliki prospek yang menjanjikan untuk pengembangan usaha jasa perbaikan handphone.

Baca Juga :  Industri Manufaktur Indonesia Tumbuh Pesat, Ekspor dan Investasi Dorong Perekonomian

Menurutnya, jumlah penduduk yang mencapai lebih dari dua juta jiwa menciptakan permintaan tinggi terhadap layanan perbaikan perangkat telepon seluler sekaligus membuka peluang lahirnya usaha baru dan penyerapan tenaga kerja.

“Dengan jumlah penduduk lebih dari dua juta jiwa, kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbaikan perangkat telepon seluler terus meningkat sehingga membuka peluang tumbuhnya usaha jasa service handphone yang profesional sekaligus mampu menciptakan lapangan kerja baru,” kata Reni.

Selama pendampingan, peserta memperoleh materi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Pembelajaran meliputi diagnosis kerusakan perangkat, teknik perbaikan, penggantian komponen, hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Sertifikasi Tingkatkan Kepercayaan Pelanggan

Pelaksana Tugas Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut (LMEA), Budi Setiawan, menjelaskan pembekalan tersebut menjadi persiapan peserta sebelum mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Melalui sertifikasi tersebut, kompetensi teknisi memperoleh pengakuan secara nasional sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan jasa service handphone.

“Sertifikasi kompetensi bukan hanya menjadi pengakuan atas kompetensi yang dimiliki, tetapi juga nilai tambah bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan daya saing IKM,” ujar Budi.

Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari komitmen Kemenperin dalam mencetak SDM industri yang unggul sekaligus memperkuat daya saing IKM nasional.

Peningkatan jumlah teknisi bersertifikat diharapkan mampu mendukung pertumbuhan industri elektronika di Indonesia.

Program pendampingan tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Brebes sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Semoga kolaborasi ini dapat memperkuat ekosistem IKM yang lebih kompeten, profesional, dan berdaya saing sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan teknologi,” tutup Budi.

Baca Juga :  Kemenperin Gandeng MR.DIY, Produk IKM Siap Masuk Ritel Modern

Selain pendampingan teknis, Ditjen IKMA Kemenperin secara konsisten menjalankan berbagai program peningkatan daya saing IKM melalui sertifikasi kompetensi, sertifikasi produk, restrukturisasi mesin dan peralatan, serta percepatan transformasi digital. (*)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB