Kenali 7 Ciri Penyakit Jantung pada Wanita, Jangan Abaikan Gejala Awalnya

Penulis -

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penyakit jantung pada wanita. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi penyakit jantung pada wanita. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Penyakit jantung masih sering dikaitkan dengan pria. Padahal, wanita juga menghadapi risiko gangguan kardiovaskular yang dapat mengancam jiwa.

Salah satu tantangannya terletak pada gejala yang terkadang tidak khas. Keluhan awal dapat menyerupai gangguan pencernaan atau kelelahan biasa sehingga seseorang mungkin tidak segera mencari pertolongan medis.

Karena itu, wanita perlu mengenali perubahan kondisi tubuh yang berpotensi menandakan masalah pada jantung. Dikutip dari Halodoc, berikut sejumlah gejala yang patut mendapat perhatian.

1. Nyeri atau Tekanan pada Dada

Nyeri dada menjadi salah satu tanda penting gangguan jantung. Namun, wanita tidak selalu merasakan nyeri tajam seperti yang sering digambarkan pada serangan jantung.

Keluhannya bisa berupa tekanan, rasa terhimpit, atau ketidaknyamanan di dada. Rasa sakit juga dapat menjalar ke rahang, leher, bahu, lengan, atau punggung bagian atas.

2. Sesak Napas

Sesak napas dapat muncul ketika beraktivitas ringan maupun saat beristirahat. Gejala ini perlu mendapat perhatian, terutama jika timbul mendadak atau berbeda dari kondisi biasanya.

Apabila sesak napas disertai nyeri dada, keringat dingin, atau pusing, segera cari pertolongan medis darurat.

3. Kelelahan Ekstrem Tanpa Sebab Jelas

Kelelahan yang terasa tidak biasa juga dapat menyertai gangguan jantung pada wanita. Kondisi ini bisa muncul meskipun seseorang tidak melakukan aktivitas berat.

Waspadai kelelahan yang berlangsung terus-menerus atau muncul bersama keluhan lain, seperti sesak napas dan rasa tidak nyaman di dada.

4.  Pusing atau Sensasi Ingin Pingsan

Gangguan jantung dapat menimbulkan pusing atau sensasi seperti akan kehilangan kesadaran. Keluhan tersebut perlu mendapat perhatian, khususnya jika muncul secara tiba-tiba.

Jika seseorang benar-benar pingsan atau mengalami gejala yang mengarah pada serangan jantung, segera hubungi layanan kegawatdaruratan.

Baca Juga :  Kabut Asap Picu Asma, Hindari 6 Kebiasaan Ini agar Gejala Tak Makin Parah
5. Mual, Muntah, dan Nyeri Ulu Hati

Sebagian wanita mengalami mual, muntah, atau rasa tidak nyaman di ulu hati ketika mengalami serangan jantung. Gejala tersebut terkadang disalahartikan sebagai maag atau gangguan pencernaan lainnya.

Jangan langsung menganggap keluhan itu sebagai masalah lambung, terutama jika muncul bersamaan dengan sesak napas, keringat dingin, atau tekanan di dada.

6. Keringat Dingin

Keringat dingin yang muncul tiba-tiba tanpa aktivitas fisik berat atau paparan suhu panas juga perlu diwaspadai. Gejala ini dapat menyertai serangan jantung, terutama ketika muncul bersama keluhan lainnya.

Perhatikan perubahan kondisi tubuh secara menyeluruh, bukan hanya satu gejala yang muncul secara terpisah.

7. Nyeri pada Bagian Tubuh Lain

Gangguan jantung tidak selalu menimbulkan ketidaknyamanan yang terpusat di dada. Nyeri juga dapat terasa pada bahu, leher, rahang, lengan, atau punggung bagian atas.

Gejala tersebut perlu mendapat perhatian apabila muncul mendadak, terasa tidak biasa, atau disertai tanda lain yang mengarah pada gangguan jantung.

Cara Mencegah Penyakit Jantung pada Wanita

Penerapan pola hidup sehat dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Upaya pencegahan perlu dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan:

    • Atur pola makan. Konsumsi sayuran, buah, biji-bijian utuh, dan sumber protein sehat. Batasi lemak jenuh, garam, serta gula tambahan.
    • Berolahraga secara teratur. Usahakan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama sekitar 150 menit per minggu, sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan.
    • Hindari rokok. Merokok meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Hindari pula paparan asap rokok.
    • Kelola stres. Terapkan strategi pengelolaan stres yang sesuai, pertahankan waktu istirahat, dan jaga kualitas tidur.
    • Periksa kesehatan secara berkala. Pantau tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol sesuai rekomendasi tenaga medis.
    • Ikuti pengobatan yang dianjurkan. Jika memiliki hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi, kendalikan kondisi tersebut melalui konsultasi dan terapi yang tepat.
Baca Juga :  Katering Jemaah Bercita Rasa Nusantara, Jemaah: Selalu Habis
Kapan Wanita Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Wanita sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami keluhan yang mencurigakan, seperti kelelahan tidak biasa, sesak napas berulang, atau nyeri yang menjalar ke bagian tubuh lain.

Namun, jangan menunggu pemeriksaan rutin jika muncul tanda yang mengarah pada serangan jantung. Nyeri atau tekanan dada, sesak napas mendadak, keringat dingin, mual, dan pusing yang terjadi bersamaan memerlukan penanganan segera.

Segera hubungi layanan kegawatdaruratan jika mencurigai serangan jantung. Jangan menunda pertolongan hanya karena nyeri dada tidak terasa berat atau gejala terlihat seperti gangguan pencernaan.

Penanganan yang cepat dapat membantu mengurangi risiko kerusakan otot jantung dan komplikasi yang mengancam jiwa. Jika ragu terhadap gejala yang muncul, prioritaskan keselamatan dan mintalah evaluasi medis. (*)

Berita Terkait

Perkuat Pariwisata Kesehatan Sumbar, Fadly Amran Dorong Digitalisasi Herbal
Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terbaru