KKP Pastikan Pulau Umang Tidak Dijual, Hentikan Sementara Aktivitas Resor Tanpa Izin

Penulis -

Sabtu, 18 April 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan isu penjualan Pulau Umang di Kabupaten Pandeglang, Banten, yang viral di media sosial tidak benar. (Foto: Humas Ditjen PSDKP)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan isu penjualan Pulau Umang di Kabupaten Pandeglang, Banten, yang viral di media sosial tidak benar. (Foto: Humas Ditjen PSDKP)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan isu penjualan Pulau Umang di Kabupaten Pandeglang, Banten, yang viral di media sosial tidak benar.

Selain itu, KKP bergerak cepat menghentikan sementara pemanfaatan ruang laut oleh resor milik PT GSM sebagai pengelola yang terindikasi melanggar aturan, Selasa (14/4).

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono (Ipunk) menegaskan pihaknya langsung menindaklanjuti isu tersebut.

Ia menyatakan KKP tidak memberi ruang kompromi terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang laut yang tidak sesuai ketentuan.

“Hasil penelusuran tim kami di lapangan menunjukkan pengelola tidak pernah berniat menjual pulau tersebut melalui situs online. Namun, tim menemukan indikasi pelanggaran pemanfaatan ruang laut sehingga aktivitas tersebut harus dihentikan sementara,” ujar Ipunk dalam siaran resmi di Jakarta, Rabu (15/4).

Pengelola Bantah Penjualan, Unggahan Sudah Dihapus

Ipunk menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, PT GSM tidak pernah memposting atau bekerja sama dengan pihak lain untuk menjual Pulau Umang.

Pengelola juga telah meminta pemilik akun Instagram Xavier Marks Prestige untuk menurunkan unggahan iklan penjualan sejak 7 April 2026.

Namun demikian, tim Polsus PWP3K menemukan PT GSM tetap menjalankan usaha resor dan wisata bahari tanpa dokumen perizinan yang lengkap.

Dokumen tersebut meliputi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL), Rekomendasi Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil, dan Surat Izin Wisata Tirta.

“Kami mendukung geliat ekonomi di pulau-pulau kecil, tetapi kepatuhan adalah harga mati. Pemanfaatan yang sesuai aturan penting untuk menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi dan ekologi,” tegas Ipunk.

KKP Kawal Ketat Proses Perizinan

Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan, Sumono Darwinto, menambahkan bahwa KKP meminta pengelola bersikap kooperatif dengan segera melengkapi seluruh perizinan yang dipersyaratkan.

Baca Juga :  UMKM Koto Tangah Baralek Gadang: Bukti Nyata Ekonomi Kerakyatan Berbasis Produk Lokal di Padang

“Proses ini akan terus kami kawal secara ketat untuk memastikan setiap aktivitas pemanfaatan ruang laut di sekitar Pulau Umang berjalan sesuai koridor hukum,” kata Sumono.

Usaha Wajib Patuhi Aturan

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Ia menekankan seluruh pelaku usaha pemanfaatan ruang laut secara menetap, termasuk pembangunan fasilitas, wajib memiliki PKKPRL sesuai peraturan yang berlaku.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus memastikan kegiatan ekonomi berjalan berkelanjutan. (*/red)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru